Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

20 Pejabat Dinkes Banten Mundur, Wahidin Halim: Tak Bisa Ditoleransi

Kompas.com - 05/06/2021, 06:00 WIB
Fitri Rachmawati

Penulis

KOMPAS.com - Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim tidak menoleransi atas sikap 20 pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Banten yang mengundurkan diri.

Lantaran rekan satu kantornya yang berinisial LS sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan masker oleh Kejaksaan Tinggi Banten.

Baca juga: Terkait Pengunduran Diri Massal, 20 Pejabat Dinkes Banten Dipanggil BKD

“Pengunduran diri mereka tak bisa ditoleransi, karena saat ini Pemprov Banten sedang berusaha melindungi rakyat dari virus corona,” tegas dia kepada Kompas.com melalui keterangan resminya, Selasa (1/6/2021)

Apalagi dengan dalih semata-mata karena bentuk solidaritas atas kasus koleganya tersebut, LS yang tersandung kasus dugaan korupsi pengadan masker di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Banten.

“Keputusan yang diambil oleh 20 pejabat itu sama saja dengan melarikan diri dari tugas menangani pandemi Covid-19,” keluh dia.

Sebagai Gubernur Provinsi Banten jelas sangat menyayangkan hal tersebut. Menyayangkan atas sikap pengunduran diri 20 pejabat di Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Seharusnya lanjut Wahidin mengatakan, sebagai Aparatur Sipil Negara atau dengan kata lain abdi negara tetap mengabdi apapun yag akan terjadi, apapun konsekuensinya.

“Ini kan seperti tentara yang desersi ketika negara memerlukan pengabdian mereka,” keluh dia.

Baca juga: Kasus Korupsi Masker Terungkap, Pejabat Dinkes Banten Beramai-ramai Mundur dari Jabatan

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Banten Komarudin menambahkan, 20 pejabat dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten yang mengundurkan diri tersebut merupakan eselon III dan IV.

Surat pengunduran diri 20 pejabat Dinas Kesehatan yang dimaksud pun sudah diterima BKD Provinsi Banten.

Namun demikian, BKD Provinsi Banten akan melakukan klarifikasi atas surat pengunduran tersebut. Klarifikasi atas kebenarannya, apakah mengundurkan diri atas kemauan sendiri atau sebaliknya.

“Kita pastikan kebenarannya, apakah dia betul mengundurkan diri atas kemauan sendiri. BKD akan melakukan klarifikasi kebenarannya,” kata Komarudin.

Selain itu, BKD pun akan mengklarifikasi kepada Ati Pramudji Hastuti, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten selaku pimpinan dari 20 pejabat Dinkes Banten yang mengajukan pengunduran diri tersebut.

“Nanti setelah diklarifikasi pengunduran dirinya diterima atau tidak, resminya itu ada SK (Surat Keputusan) Gubernur, karena pengangkatan mereka melalui SK Gubernur,” jelas dia.

Komarudin pun memahami jika pengunduran diri merupakan hak setiap ASN. Begitu juga dengan setiap masuk jadi ASN itu hak individu yang bersangkutan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Situs Panganku.org Beralih Fungsi Jadi Judi Online, Kemenkes dan Kemenkominfo Buka Suara

Situs Panganku.org Beralih Fungsi Jadi Judi Online, Kemenkes dan Kemenkominfo Buka Suara

Tren
Kapan Pengumuman Hasil Tes Online 1 Rekrutmen Bersama BUMN 2024?

Kapan Pengumuman Hasil Tes Online 1 Rekrutmen Bersama BUMN 2024?

Tren
Ramai soal Surat Edaran Berisi Pemkab Sleman Tak Lagi Angkut Sampah Organik, Ini Kata DLH

Ramai soal Surat Edaran Berisi Pemkab Sleman Tak Lagi Angkut Sampah Organik, Ini Kata DLH

Tren
Saat Penyambut Tamu Acara Met Gala Dipecat karena Lebih Menonjol dari Kylie Jenner...

Saat Penyambut Tamu Acara Met Gala Dipecat karena Lebih Menonjol dari Kylie Jenner...

Tren
Kronologi dan Motif Ibu Racuni Anak Tiri di Rokan Hilir, Riau

Kronologi dan Motif Ibu Racuni Anak Tiri di Rokan Hilir, Riau

Tren
Rumah Sakit di Rafah Kehabisan Bahan Bakar, WHO: Penutupan Perbatasan Halangi Bantuan

Rumah Sakit di Rafah Kehabisan Bahan Bakar, WHO: Penutupan Perbatasan Halangi Bantuan

Tren
Cerita Rombongan Siswa SD 'Study Tour' Pakai Pesawat Garuda, Hasil Nabung 5 Tahun

Cerita Rombongan Siswa SD "Study Tour" Pakai Pesawat Garuda, Hasil Nabung 5 Tahun

Tren
Viral, Video Kucing Menggonggong Disebut karena 'Salah Asuhan', Ini Kata Ahli

Viral, Video Kucing Menggonggong Disebut karena "Salah Asuhan", Ini Kata Ahli

Tren
Seekor Kuda Terjebak di Atap Rumah Saat Banjir Melanda Brasil

Seekor Kuda Terjebak di Atap Rumah Saat Banjir Melanda Brasil

Tren
Link Live Streaming Indonesia vs Guinea U23 Kick Off Pukul 20.00 WIB

Link Live Streaming Indonesia vs Guinea U23 Kick Off Pukul 20.00 WIB

Tren
Prediksi Susunan Pemain Indonesia dan Guinea di Babak Play-off Olimpiade Paris

Prediksi Susunan Pemain Indonesia dan Guinea di Babak Play-off Olimpiade Paris

Tren
Alasan Semua Kereta Harus Berhenti di Stasiun Cipeundeuy, Bukan untuk Menaikturunkan Penumpang

Alasan Semua Kereta Harus Berhenti di Stasiun Cipeundeuy, Bukan untuk Menaikturunkan Penumpang

Tren
Indonesia Vs Guinea, Berikut Perjalanan Kedua Tim hingga Bertemu di Babak Playoff Olimpiade Paris 2024

Indonesia Vs Guinea, Berikut Perjalanan Kedua Tim hingga Bertemu di Babak Playoff Olimpiade Paris 2024

Tren
Pelatih Guinea soal Laga Lawan Indonesia: Harus Menang Bagaimanapun Caranya

Pelatih Guinea soal Laga Lawan Indonesia: Harus Menang Bagaimanapun Caranya

Tren
8 Pencetak Gol Terbaik di Piala Asia U23 2024, Ada Dua dari Indonesia

8 Pencetak Gol Terbaik di Piala Asia U23 2024, Ada Dua dari Indonesia

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com