Kompas.com - 02/06/2021, 14:36 WIB
Ilustrasi varian Covid-19 India menyebabkan lonjakan kasus di Inggris. Ilmuwan mendesak agar pemerintah meningkatkan vaksinasi. SHUTTERSTOCK/PETERSCHREIBER MEDIAIlustrasi varian Covid-19 India menyebabkan lonjakan kasus di Inggris. Ilmuwan mendesak agar pemerintah meningkatkan vaksinasi.

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan nama-nama baru untuk varian virus corona SARS-CoV-2 yang telah terdeteksi di berbagai negara.

Sebelumnya, publik cenderung mengasosiasikan varian baru virus corona dengan negara atau wilayah tempat varian tersebut pertama kali terdeteksi.

Misalnya, varian B.1.1.7 lebih dikenal oleh publik sebagai varian Inggris, sebab varian tersebut pertama kali terdeteksi di negara itu.

Akan tetapi, pelabelan varian virus dengan suatu negara berpotensi mengakibatkan stigmatisasi pada negara yang terasosiasikan dan juga warga negaranya.

Baca juga: Muncul Varian Baru Covid-19 di Vietnam, Mudah Menyebar Melalui Udara

Menghindari stigma

Oleh karena itu, WHO memutuskan untuk memberikan nama-nama baru bagi varian virus corona, yang tidak terkait dengan suatu negara namun masih tetap mudah diingat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Teknis Covid-19 WHO Maria Van Kerkhove mengatakan, tidak ada negara yang boleh mendapatkan stigma hanya karena mendeteksi dan melaporkan varian virus corona.

"Tidak ada negara yang boleh distigmatisasi karena mendeteksi dan melaporkan varian," kata Van Kerkhove melalui akun Twitter-nya, 31 Mei 2021. 

Baca juga: Varian Baru Virus Corona C.36.3 Menyerang Inggris, 109 Terinfeksi

Nama baru varian virus corona

Melansir laman resmi WHO, varian-varian baru virus corona diberikan nama sesuai alfabet Yunani, seperti Alpha, Beta, dan Gamma, yang lebih mudah diingat kalangan non-akademisi.

Berikut nama-nama baru varian virus corona:

  • Varian Inggris B.1.1.7 disebut Alpha
  • Varian Afrika Selatan B.1.351 disebut Beta
  • Varian Brasil P.1 disebut Gamma
  • Varian India B.1.617.2 disebut Delta
  • Varian Amerika Serikat B.1.427/B.1.429 disebut Epsilon
  • Varian Brasil P.2 disebut Zeta
  • Varian B.1.525 disebut Eta
  • Varian Filipina P.3 disebut Theta
  • Varian Amerika Serikat B.1.526 disebut Iota
  • Varian India B.1.617.1 disebut Kappa

Nama-nama baru tersebut diharapkan mempermudah publik non-akademisi untuk mengingat jenis-jenis varian, dan menghindarkan terjadinya stigmatisasi terhadap suatu negara.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.