Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramai Galang Dana Beli Kapal Selam Baru, Berapa Harga 1 Unitnya?

Kompas.com - 27/04/2021, 15:30 WIB
Rosy Dewi Arianti Saptoyo,
Rendika Ferri Kurniawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Indonesia kehilangan satu kapal selam, KRI Nanggala-402 yang dinyatakan tenggelam.

Sebagaimana diketahui, hanya terdapat 5 unit kapal selam di daftar aset alat utama sistem pertahanan negara (alutsista).

Jumlah itu berkurang menjadi 4 kapal, pasca-KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam.

Gerakan penggalangan dana untuk membeli kapal selam baru pun muncul dari masyarakat.

Sebagaimana yang dilakukan oleh anak-anak Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Selasa (27/4/2021) lalu.

Mereka menghimpun dana untuk membeli kapal selam pengganti KRI Nanggala-402 sebagai wujud cinta terhadap Tanah Air.

Postingan itu semakin viral setelah direpost oleh Ustadz Abdul Somad melalui akun Instagramnya, @ustadzabdulsomad_official.

Dalam satu hari, donasi yang sudah terkumpul diketahui sebesar Rp 300 juta.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by UAS ??? ????? (@ustadzabdulsomad_official)

Lantas, berapakah uang yang harus dikeluarkan untuk membeli satu buah kapal selam baru?

Baca juga: Mengenal Bintang Jalasena, Tanda Kehormatan bagi 53 Awak KRI Nanggala-402

Kapal selam tipe U-209

Kapal selam KRI Nanggala-402 adalah kapal selam serang bermotor diesel-listrik tipe U-209 buatan Jerman.

Kapal selam itu diproduksi tahun 1978 di galangan Howaldtswerke-Deutsche Werft di Kiel, dipesan Indonesia tahun 1979 dan diserahkan ke Indonesia pada 1981.

Melansir Naval Today, kapal ini dikembangkan pada 1960-an untuk menggantikan kapal selam era Perang Dunia II.

Lebih dari 60 kapal selam tipe ini telah dijual ke berbagai negara, seperti Argentina, Brasil, Chili, Kolombia, Yunani, India, Israel, Korea Selatan, Turki dan Indonesia.

Pada 2015, Mesir membeli kapal selam tipe U-209 dari Jerman.

Melansir Madamasr.com, Mesir tidak menyebutkan total harga pembelian kapal ini.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Ini Wilayah yang Berpotensi Alami Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 24-25 Juni 2024

Ini Wilayah yang Berpotensi Alami Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 24-25 Juni 2024

Tren
[POPULER TREN] Prakiraan Cuaca 23-24 Juni | Tentang Family Office yang Ingin Dibentuk Luhut

[POPULER TREN] Prakiraan Cuaca 23-24 Juni | Tentang Family Office yang Ingin Dibentuk Luhut

Tren
Ilmuwan China Ungkap Makanan yang Bisa Menjadi Rahasia Panjang Umur

Ilmuwan China Ungkap Makanan yang Bisa Menjadi Rahasia Panjang Umur

Tren
Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Tren
Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial 'Joko Anwar's Nightmares and Daydreams'

Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial "Joko Anwar's Nightmares and Daydreams"

Tren
Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Tren
Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Tren
Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Tren
Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Tren
Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Tren
Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Tren
Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Tren
Penjelasan Kemenag soal Video Jemaah Haji Diduga Meninggal dan Telantar di Arab Saudi

Penjelasan Kemenag soal Video Jemaah Haji Diduga Meninggal dan Telantar di Arab Saudi

Tren
Kasus Anjing Gigit Manusia Kembali Terjadi, Bisakah Pemilik Dipidana?

Kasus Anjing Gigit Manusia Kembali Terjadi, Bisakah Pemilik Dipidana?

Tren
Kronologi Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek Rp 3 Juta, Modus soal Izin Bangunan

Kronologi Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek Rp 3 Juta, Modus soal Izin Bangunan

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com