Akhir Polemik Vaksin Nusantara

Kompas.com - 20/04/2021, 09:51 WIB
Seorang seniman dengan kostum pewayangan disuntik dosis pertama vaksin COVID-19 saat vaksinasi massal bagi seniman dan budayawan di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (19/4/2021). Sekitar 500 seniman dan budayawan di Jabodetabek menerima vaksin guna menekan penularan COVID-19 agar sektor ekonomi kreatif  nasional dapat segera pulih dan bangkit. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATSeorang seniman dengan kostum pewayangan disuntik dosis pertama vaksin COVID-19 saat vaksinasi massal bagi seniman dan budayawan di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (19/4/2021). Sekitar 500 seniman dan budayawan di Jabodetabek menerima vaksin guna menekan penularan COVID-19 agar sektor ekonomi kreatif nasional dapat segera pulih dan bangkit. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.

KOMPAS.com - Hai, apa kabarmu? Semoga kabarmu baik karena anugerah kesehatan raga, pikiran, dan jiwa.

Saya membedakan ketiganya karena mengalami ketiganya berbeda. Meskipun tidak selalu, kesehatan raga yang paling mudah dikenali bisa jadi prasyarat untuk kesehatan pikiran dan kesehatan jiwa.

Buat kamu yang menjalankan puasa, selamat berpuasa ya. Pekan kedua puasa sudah kita masuki dengan aktivitas yang makin beragam untuk menyambut Idul Fitri.

Makin beragamnya aktivitas itu mudah dikenali. Ruas-ruas jalan cenderung macet di jam-jam tertentu, pusat-pusat belanja padat tidak hanya di akhir pekan dan tempat makan semarak saat jam buka puasa.

Di tengah makin beragam dan intensnya aktivitas itu, kabar baik kita dapati. Kamu pasti turut serta berkontribusi untuk kabar baik ini.

Protokol kesehatan diterapkan dengan disiplin dan ada yang mengawasi. Meskipun ada satu-dua-tiga yang abai, tak jarang petugas yang melihat mengingatkan dan kemudian dipatuhi.

Pesawat Garuda Indonesia Boeing 373-800 NG dengan desain masker di bagian depan pesawat, saat diparkir di lapangan udara di Tangerang, Banten, Senin (12/10/2020). Pemasangan ''masker'' di pesawat tersebut digelar untuk mendukung kampanye Gerakan 'Ayo Pakai Masker' dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.AFP/ADEK BERRY Pesawat Garuda Indonesia Boeing 373-800 NG dengan desain masker di bagian depan pesawat, saat diparkir di lapangan udara di Tangerang, Banten, Senin (12/10/2020). Pemasangan ''masker'' di pesawat tersebut digelar untuk mendukung kampanye Gerakan 'Ayo Pakai Masker' dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.
Makin beragam dan intensnya aktivitas keseharian disertai dengan penerapan protokol kesehatan secara disiplin tercermin dari kemampuan kita secara nasional menjaga kurva tetap rata dan cenderung turun.

Setelah memuncak pada 30 Januari 2021 dengan penambahan kasus positif harian sebanyak 14.518 pasien, berangsur-angsur angkanya turun menjadi 5.000-6.000 kasus positif harian.

Tentu saja, pandemi belum kita menangkan. Namun, kedisiplinan kita menarapkan protokol kesehatan perlu diapresiasi dan dipertahankan.

Jangan lelah memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Setahun kita berlatih menerapkan tiga hal ini semoga telah menjadi kebiasaan harian yang ringan dilakukan tanpa beban atau paksaan.

Sejumlah pembatasan saya jumpai juga tertib ditegakkan. Di stasiun kereta api, di pasar, di pusat belanja dan di tempat makan misalnya.

Suhu badan pengunjung yang datang dicek satu per satu. Jika jam operasi yang diperbolehkan berakhir, pengumuman disampaikan berulang 30 menit sebelumnya.

Pemilik kedai dengan sopan juga mengingatkan pengunjung soal pembatasan waktu sambil menutup kedai dengan membereskan meja dan kursi.

Ilustrasi menolak pakai maskershutterstock Ilustrasi menolak pakai masker
Saling mengingatkan demi kesehatan dan kebaikan bersama juga menjadi kebiasaan baik selain soal disiplin pribadi dengan protokol kesehatan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X