Keadilan Vaksin untuk Seluruh Rakyat Indonesia

Kompas.com - 05/03/2021, 11:58 WIB
Salah satu peserta vaksinasi Covid-19 untuk pedagang pasaryang diadakan Dinas Perdagangan Kota Padang di Pasar Raya Padang, Kamis (4/3/2021). KOMPAS.com/RAHMADHANISalah satu peserta vaksinasi Covid-19 untuk pedagang pasaryang diadakan Dinas Perdagangan Kota Padang di Pasar Raya Padang, Kamis (4/3/2021).

MENTERI Kesehatan RI 1988-1993, dr. Adhyatma MPH memiliki semangat kemanusian adiluhur. Beliau mewariskan pesan agar para dokter, apoteker, dan industri farmasi berkenan peduli nasib rakyat miskin yang tidak mampu membayar harga vaksin.

Pandemi

Akibat pandemi virus Corona, umat manusia membutuhkan vaksin pencegah penyakit yang ditimbulkan oleh virus Corona maka industri farmasi sengit berlomba kreatif menciptakan dan memproduksi vaksin Corona untuk umat manusia yang pada masa kini sudah berjumlah mendekati delapan milliar.

Pasar yang terbuka bagi sekian banyak manusia jelas merupakan pasar yang sangat layak diperebutkan demi mengeruk profit duit sebesar mungkin dari hasil penjualan vaksin Corona.

Wajar bahwa industri farmasi beserta segenap mafia farmasi saling sengit bersaing demi memperebutkan pasar yang sedemikian luas membuka kemungkinan mengeruk duit secara berlimpah-ruah.

Para lobbyist sibuk bersaing merayu para pengambil keputusan untuk memutuskan membeli produk vaksin yang diproduksi para pembeli jasa para lobbyist.

Pendek kata vaksin Corona merupakan produk paling laris-manis pada masa pagebluk Corona baik di pasar terang mau pun pasar gelap mau pun pasar remang-remang.

Vaksin polio

Namun mujur tak bisa diraih, malang tak bisa ditolak, pada kenyataannya tidak semua insan manusia di planet bumi abad XXI mampu membeli vaksin Corona yang bukan saja dibutuhkan namun bahkan didambakan oleh kaum miskin yang makan pun sudah sulit masa krisis ekonomi akibat wabah Corona melanda dunia.

Memang pada awal tahun 90an abad XX ketika bangsa Indonesia membutuhkan vaksin polio, Menkes Adhyatma berhasil mengimbau Perkumpulan Rotary International dengan dana sumbangsih lebih dari 20 juta dolar AS membantu pemerintah Indonesia menggratiskan vaksin polio kepada seluruh rakyat Indonesia sesuai sila kedua dan kelima Pancasila.

Namun masih belum diketahui apakah akan ada para dermawan sudi mendukung pemerintah Indonesia untuk menyediakan vaksin Corona secara gratis kepada jutaan rakyat Indonesia yang tidak mampu membayar suntikan vaksin Corona.

Keadilan vaksin

Insya Allah, para warga Indonesia yang kebetulan tidak menderita kesulitan ekonomi berkenan membantu meringankan derita sesama warga Indonesia yang kebetulan menderita kesulitan ekonomi pada masa pagebluk Corona untuk memperoleh vaksin Corona demi memperkuat daya tahan ragawi masing-masing untuk melawan Corona.

Juga diharapkan kemurahan hati para industri farmasi produsen atau distributor vaksin Corona bersifat massal termasuk Vaksin Nusantara bersifat personal berkenan berbagi profit demi benefit rakyat miskin yang kebetulan benar-benar tidak mampu membeli vaksin.

Namun semua langkah karitatif swadaya masyarakat akan menguap karena memang mustahil menyelesaikan masalah vaksin Corona secara menyeluruh. Yang mampu menyelamatkan rakyat miskin adalah pemerintah.

Maka dengan penuh kerendahan hati saya memberanikan diri memohon pemerintah Indonesia berkenan membenahi sistem manajemen pembiayaan kesehatam nasional demi mewujudkan keadilan vaksin bagi seluruh rakyat Indonesia menjadi kenyataan.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X