Asesmen Nasional Ditunda, Berikut Rekomendasi Serikat Guru...

Kompas.com - 24/01/2021, 16:31 WIB
Pelajar membenahi masker adiknya pada hari pertama sekolah tatap muka di SD Negeri 42, Banda Aceh, Aceh, Senin (4/1/2021). Mayoritas lembaga pendidikan tingkat SD, SMP, dan SMA di provinsi Aceh mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan sistim bergiliran dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan Covid-19. ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRAPelajar membenahi masker adiknya pada hari pertama sekolah tatap muka di SD Negeri 42, Banda Aceh, Aceh, Senin (4/1/2021). Mayoritas lembaga pendidikan tingkat SD, SMP, dan SMA di provinsi Aceh mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan sistim bergiliran dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan Covid-19.

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan untuk menunda pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) tahun ini.

Sedianya, pelaksanaan Asesmen Nasional dilakukan pada Maret 2021, kemudian ditunda ke September-Oktober 2021.

Asesmen nasional adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah.

Baca juga: Curhatan Seorang Guru di Tengah Pandemi Corona...

Forum Serikat Guru Indonesia ( FSGI) pun mengapresiasi penundaan tersebut.

Pasalnya, selain pandemi Covid-19 yang belum terkendali, jumlah bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah belakangan juga meningkat.

"FSGI mengapresiasi Kemdikbud RI atas kebijakannya menunda pelaksaan Asesmen Nasional (AN) yang semula akan dilaksanakan pada Maret 2021 ditunda menjadi September-Oktober 2021," kata Sekjen FSGI Heru Purnomo dalam sebuah pernyataan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (23/1/2021).

"Salah satu alasan utama penundaan adalah meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Indonesia dan terjadinya bencana alam di sejumlah daerah pada masa pandemi," lanjutnya.

Baca juga: Mengenal Randoseru, Tas Anak SD di Jepang yang Multifungsi

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X