Singapura Identifikasi Kasus dengan Varian Baru Virus Corona seperti di Inggris

Kompas.com - 24/12/2020, 07:02 WIB
Ibu-Ibu terlihat memakai masker ketika berjalan di dekat Apple Store di surga belanja Orchard Road, Singapura, Sabtu (04/04/2020). Meningkatnya kasus transmisi lokal di negeri  “Singa” membuat pemerintah Singapura menghimbau warganya untuk memakai masker ketika keluar rumah KOMPAS.com/ ERICSSEN Ibu-Ibu terlihat memakai masker ketika berjalan di dekat Apple Store di surga belanja Orchard Road, Singapura, Sabtu (04/04/2020). Meningkatnya kasus transmisi lokal di negeri “Singa” membuat pemerintah Singapura menghimbau warganya untuk memakai masker ketika keluar rumah

 

KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) melaporkan adanya 21 kasus baru Covid-19 pada Rabu (23/12/2020).

Seluruh kasus baru Covid-19 itu merupakan kasus impor dan diketahui setelah orang yang teridentifikasi positif tiba di Singapura.

Dari temuan kasus baru itu, otoritas setempat juga mengonfirmasi bahwa dari kasus Covid-19 yang dilaporkan pada 8 Desember 2020, ditemukan membawa virus SARS-CoV-2 jenis baru seperti yang menyebar di Inggris.

"Mengingat laporan terbaru bahwa jenis B117, jenis virus Covid-19 yang berpotensi lebih menular beredar di Inggris, Laboratorium Kesehatan Masyarakat Nasional melakukan pengurutan genom virus untuk kasus Covid-19 yang dikonfirmasi dari Eropa," tulis Kementerian Kesehatan Singapura dilansir dari CNA.

Kasus varian baru virus SARS-CoV-2 di Singapura

Kasus yang dikenal sebagai kasus 58504 itu disebut membawa varian baru yang menginfeksi seorang wanita berusia 17 tahun yang tengah menempuh studi di Inggris dari bulan Agustus.

Pasien tersebut kembali ke Singapura pada 6 Desember 2020, dengan pemberitahuan tinggal di rumah dengan fasilitas khusus pada saat kedatangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat itu tidak ada bukti bahwa jenis B117 beredar di masyarakat," demikian pernyataan otoritas Singapura.

Delapan kasus impor yang dilaporkan pada Rabu merupakan warga Singapura atau penduduk tetap yang datang dari Kanada, India, dan Inggris.

Sembilan kasus merupakan PRT (pekerja rumah tangga) asing dari India, Indonesia, dan Myanmar.

Dari empat kasus yang tersisa, dua di antranya pemegang kartu pelajar yang tiba dari India.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.