Ramai soal Kiriman Karangan Bunga, Bagaimana Sejarahnya?

Kompas.com - 28/11/2020, 19:32 WIB
Berbagai karangan bunga di markas Kodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADBerbagai karangan bunga di markas Kodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur

KOMPAS.com – Karangan bunga kerap digunakan sebagai cara untuk mengucapkan pesan, mulai dari ucapan selamat hingga belasungkawa.

Baru-baru ini, topik karangan bunga juga ramai diperbicangkan berkaitan dengan penurunan baliho Rizieq Shihab.

Sebagaimana diberitakan Kompas.com, Senin (23/11/2020) Markas Komando Daerah Militer (Kodam) Jayakarta di Cililitan Jakarta Timur dipenuhi karangan bunga pada Senin (23/11/2020).

Baca juga: 5 Bunga Termahal di Dunia, Salah Satunya Mencapai Rp 57 Miliar

Karangan tersebut dikirimkan sebagai bentuk dukngan atas langkah TNI mencabut baliho yang dipasang oleh simpatisan FPI.

Bravo Pangdam Jaya. Terbaik untuk rakyat, terbaik untuk TNI,” tulis salah satu karangan bunga yang mengatasnamakan diri sebagai Benteng NKRI.

Tak hanya di Markas Kodam Jaya, Mapolda Metro juga dipenuhi karangan bunga berisikan pesan dukungan atas penurunan baliho Rizieq.

Baca juga: Bunga Bangkai Dikabarkan Tumbuh di Berbagai Tempat, Benarkah Termasuk Bunga Langka?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X