Hoaks Fakta Sepekan: IMEI Dipantau hingga Parasetamol Mengandung Virus Machupo

Kompas.com - 18/10/2020, 20:00 WIB
Ilustrasi media sosial shutterstockIlustrasi media sosial
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sepekan ini informasi keliru yang beredar di media sosial berasal dari beragam topik, dua di antaranya kesehatan dan komunikasi.

Dua topik itu menyertai informasi keliru soal aksi penolakan Undang-undang Cipta Kerja yang masih beredar sejak undang-undang itu disahkan pada 5 Oktober 2020.

Informasi tidak benar atau hoaks seputar kesehatan masih menjadi topik hangat yang merebut perhatian warga media sosial, utamanya di masa pandemi Covid-19 ini.

Sementara, hoaks tentang komunikasi muncul dengan mengatasnamakan lembaga pemerintah. 

Berikut lima hoaks dengan topik kesehatan dan komunikasi yang beredar sepanjang pekan ini:

[HOAKS] Nomor IMEI Tertentu Dipantau Tim Cyber Mabes Polri

Tersiar informasi di media sosial mengenai nomor IMEI tertentu pada telepon seluler (ponsel) diawasi tim Cyber Mabes Polri.

Jika nomor IMEI disertai garis miring angka 1 atau /1, maka nomor tersebut tengah dipantau tim Cyber Maber Polri. Bila tercantum garis miring angka 2 atau /2 nomor maka nomor itu merupakan target penyergapan.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Argo Yuwono, membantah informasi bahwa nomor IMEI tertentu dipantau tim Cyber Mabes Polri, seperti informasi yang dimuat sejumlah akun di atas.

Informasi lengkap soal ini dapat disimak di artikel berikut

[HOAKS] Nomor IMEI Tertentu Dipantau Tim Cyber Mabes Polri 

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X