Ilmuwan Selidiki Dugaan Mutasi Virus Corona di Cile

Kompas.com - 12/10/2020, 19:03 WIB
Ilustrasi mutasi virus corona baru. Virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19. SHUTTERSTOCK/Polina TomtosovaIlustrasi mutasi virus corona baru. Virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

KOMPAS.com - Para ilmuwan di Cile tengah meneliti kemungkinan adanya mutasi virus corona SARS-CoV-2 di salah satu provinsi di negara mereka, Magallanes.

Dilansir dari Al Jazeera, Minggu (11/10/2020), kecurigaan tentang adanya mutasi virus mengemuka setelah otoritas setempat menilai tingginya kasus di Magallanes sebagai sesuatu yang tidak wajar.

Magallanes termasuk provinsi terpencil di Cile, dan total penduduknya hanya 1 persen dari total populasi di negara itu.

Namun, hampir 20 persen dari total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Cile, justru berasal dari Magallanes.

Pada awal pekan ini, jumlah orang yang dites positif di Magallanes sama dengan di ibu kota.

Padahal, Magallanes memiliki kepadatan populasi terendah di negara itu, 170.000 jiwa berbanding delapan juta jiwa di ibu kota Santiago.

Para ahli mengatakan, mungkin ada banyak alasan, termasuk cuaca.

Namun, mereka tidak dapat mengesampingkan bahwa penyebab utamanya adalah virus itu sendiri.

Baca juga: Update Virus Corona Dunia 3 Agustus: 18,2 Juta Orang Terinfeksi | Cile Laporkan Ribuan Kasus Baru

Sebelumnya, penelitian di luar Cile telah menemukan bahwa virus corona dapat berevolusi untuk beradaptasi dengan manusia.

Penelitian sebelumnya yang menganalisis struktur virus, setelah terjadinya dua gelombang infeksi di Houston, Amerika Serikat, menemukan keberadaan jenis virus yang lebih menular.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melihat Perbandingan Angka Kasus Covid-19 di Dunia dan Indonesia

Melihat Perbandingan Angka Kasus Covid-19 di Dunia dan Indonesia

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Gempa M 7,7 di Gujarat Sebabkan 20.000 Orang Meninggal

Hari Ini dalam Sejarah: Gempa M 7,7 di Gujarat Sebabkan 20.000 Orang Meninggal

Tren
Studi, Gorengan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Studi, Gorengan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Tren
Viral Video 'Jakarta Rasa Seoul' di Medsos, Ini Cerita Pembuatnya...

Viral Video "Jakarta Rasa Seoul" di Medsos, Ini Cerita Pembuatnya...

Tren
Sudah Disiplin 3M Tetap Terpapar Covid-19, Lantas Bagaimana?

Sudah Disiplin 3M Tetap Terpapar Covid-19, Lantas Bagaimana?

Tren
Laporan PBB: Dunia Kehilangan 255 Juta Lapangan Pekerjaan pada 2020

Laporan PBB: Dunia Kehilangan 255 Juta Lapangan Pekerjaan pada 2020

Tren
Masih Pandemi, Sampai Kapan Pembelajaran Jarak Jauh Dilakukan? Ini Penjelasan Kemendikbud...

Masih Pandemi, Sampai Kapan Pembelajaran Jarak Jauh Dilakukan? Ini Penjelasan Kemendikbud...

Tren
Update Covid-19 di Dunia 26 Januari: Tembus 100 Juta Kasus | Vaksin Moderna Diklaim Efektif pada Varian Baru Virus Corona

Update Covid-19 di Dunia 26 Januari: Tembus 100 Juta Kasus | Vaksin Moderna Diklaim Efektif pada Varian Baru Virus Corona

Tren
[HOAKS] Vaksin Berisi Robot Nano yang Digabung dengan Chip RFID

[HOAKS] Vaksin Berisi Robot Nano yang Digabung dengan Chip RFID

Tren
Jadwal CPNS 2021: Waktu Pendaftaran hingga Usulan dan Jenis Formasi

Jadwal CPNS 2021: Waktu Pendaftaran hingga Usulan dan Jenis Formasi

Tren
PPKM Jilid 2 Dimulai Hari Ini, Epidemiolog Sarankan Perkuat Testing dan Pelacakan

PPKM Jilid 2 Dimulai Hari Ini, Epidemiolog Sarankan Perkuat Testing dan Pelacakan

Tren
Simak, Ini Aturan dan Syarat Perjalanan PPKM Jilid 2 di Jawa-Bali

Simak, Ini Aturan dan Syarat Perjalanan PPKM Jilid 2 di Jawa-Bali

Tren
PPKM Jilid 2 Dimulai Hari Ini, Simak Begini Aturan Pembatasannya

PPKM Jilid 2 Dimulai Hari Ini, Simak Begini Aturan Pembatasannya

Tren
[POPULER TREN] WNA dari 30 Negara Dilarang Masuk AS | Viral Benda Bergerak di Kolam Bundaran HI

[POPULER TREN] WNA dari 30 Negara Dilarang Masuk AS | Viral Benda Bergerak di Kolam Bundaran HI

Tren
UPDATE: Ini Daftar 92 Daerah Berstatus Zona Merah Covid-19

UPDATE: Ini Daftar 92 Daerah Berstatus Zona Merah Covid-19

Tren
komentar
Close Ads X