[KLARIFIKASI] Terapi Air Hangat Diklaim Atasi Berbagai Penyakit, Butuh Penelitian Medis

Kompas.com - 27/09/2020, 17:00 WIB
ilustrasi air hangat shutterstockilustrasi air hangat
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Di media sosial tersebar narasi mengenai manfaat minum air hangat setiap pagi untuk menyelesaikan sejumlah masalah kesehatan.

Penyakit yang dapat diatasi dengan terapi minum air hangat, antara lain, diabetes dalam 30 hari, semua jenis kanker dalam 9 bulan, penyakit jantung dalam 30 hari, dan kolesterol dalam 4 bulan.

Namun, menurut ahli, untuk membuktikan kebenaran dari klaim pada narasi tersebut, dibutuhkan penelitian secara medis. 

Narasi yang Beredar

Akun Facebook Siti Hafsah pada Selasa (8/9/2020) menulis status tentang manfaat minum air hangat terhadap sejumlah penyakit.

Klaim manfaat itu disebut berasal dari sekelompok dokter di Jepang, tanpa ada penjelasan nama institusi dokter tersebut.

Menurut akun itu, sejumlah penyakit dapat dituntaskan lewat terapi air hangat.

Caranya, setelah bangun tidur pada pagi hari, minum dua gelas air hangat selagi perut kosong. 

Ada 14 penyakit yang disebut bisa diatasi lewat terapi air hangat.

Sejumlah penyakit itu yakni diabetes dalam 30 hari, penyumbatan pembuluh darah dalam 6 bulan, penyakit jantung dalam 30 hari, dan semua jenis kanker dalam 9 bulan.

Status Facebook soal terapi air hangat menuntaskan sejumlah penyakit. Facebook Status Facebook soal terapi air hangat menuntaskan sejumlah penyakit.

Akun Facebook Dahri Nur Aini pada Kamis (24/9/2020) juga melayangkan informasi yang sama.

Status akun tersebut hingga Minggu (27/9/2020) sudah mendapat 18 komentar dan dibagikan 36 kali.

Penjelasan Medis

Spesialis paru dan kedokteran respirasi di RS Carolus Jakarta, dr. Mohamad Fahmi Alatas, SpP, mengatakan, klaim bahwa air hangat dapat menyelesaikan sejumlah penyakit memerlukan penelitian secara medis.

Meski demikian, air hangat baik untuk kesehatan.

"Air hangat baik untuk kesehatan, tetapi apakah air putih hangat dapat menyelesaikan masalah kesehatan (seperti klaim di media sosial) masih membutuhkan banyak sekali penelitian secara medis," katanya kepada Kompas.com, Minggu (27/9/2020).

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Santri 2020, Berikut Sejarah Penetapannya hingga Siapa yang Disebut Santri

Hari Santri 2020, Berikut Sejarah Penetapannya hingga Siapa yang Disebut Santri

Tren
Mengenal Pasukan Marinir TNI yang Kawal Pulang Massa Pedemo Tolak Omnibus Law di Jakarta

Mengenal Pasukan Marinir TNI yang Kawal Pulang Massa Pedemo Tolak Omnibus Law di Jakarta

Tren
Saat Demonstran di Thailand Berkoordinasi dengan Bahasa Isyarat Baru

Saat Demonstran di Thailand Berkoordinasi dengan Bahasa Isyarat Baru

Tren
Simak, Ini Beragam Hal yang Bisa Menggugurkan Kelulusan CPNS

Simak, Ini Beragam Hal yang Bisa Menggugurkan Kelulusan CPNS

Tren
Viral, Video Mahasiswa Gunakan High Heels dan Bergaya Bak Model Saat Wisuda

Viral, Video Mahasiswa Gunakan High Heels dan Bergaya Bak Model Saat Wisuda

Tren
Jika Lolos CPNS 2019, Ini Persyaratan Administrasi yang Harus Dipersiapkan

Jika Lolos CPNS 2019, Ini Persyaratan Administrasi yang Harus Dipersiapkan

Tren
Di Balik Viralnya Jargon Dangdut, 'Tarik Sis, Semongko', seperti Apa Ceritanya?

Di Balik Viralnya Jargon Dangdut, "Tarik Sis, Semongko", seperti Apa Ceritanya?

Tren
Mengenang 11 Tahun Kepergian Meggy Z, seperti Apa Perjalanan Hidupnya?

Mengenang 11 Tahun Kepergian Meggy Z, seperti Apa Perjalanan Hidupnya?

Tren
Update Corona di Dunia 21 Oktober: 41 Juta Infeksi | Inggris Akan Menginfeksi Relawan dengan Virus Corona

Update Corona di Dunia 21 Oktober: 41 Juta Infeksi | Inggris Akan Menginfeksi Relawan dengan Virus Corona

Tren
Cara Mendapatkan BLT UMKM Rp 2,4 Juta hingga Cara Mengeceknya

Cara Mendapatkan BLT UMKM Rp 2,4 Juta hingga Cara Mengeceknya

Tren
Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Saran Epidemiolog untuk Cegah Lonjakan Corona

Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Saran Epidemiolog untuk Cegah Lonjakan Corona

Tren
[KLARIFIKASI] Video Susi Pudjiastuti Diklaim Pimpin Demo Tolak UU Cipta Kerja

[KLARIFIKASI] Video Susi Pudjiastuti Diklaim Pimpin Demo Tolak UU Cipta Kerja

Tren
Libur Panjang Akhir Oktober 2020, Epidemiolog: Ujian Berikutnya untuk Indonesia

Libur Panjang Akhir Oktober 2020, Epidemiolog: Ujian Berikutnya untuk Indonesia

Tren
5 Hal yang Perlu Diketahui soal Banpres Produktif atau BLT UMKM

5 Hal yang Perlu Diketahui soal Banpres Produktif atau BLT UMKM

Tren
4 Hal yang Perlu Diperhatikan Terkait BLT UMKM

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Terkait BLT UMKM

Tren
komentar
Close Ads X