Viral Video Paus Predator Dikira Lumba-Lumba, Dikerumuni dan Dipeluk Warga

Kompas.com - 12/07/2020, 12:34 WIB
Tangkapan layar video Paus Orca dibawa oleh warga screenshootTangkapan layar video Paus Orca dibawa oleh warga

KOMPAS.com – Sebuah video tentang paus predator yang dikira lumba-lumba dipeluk dan dicium warga banyak dibagikan netizen di media sosial.

“Ini lumba-lumba datang di Inobonto, semoga lumba-lumba ini membawa berkah buat kita sekampung,” ujar seseorang dalam video viral itu.

Dalam video terlihat beberapa orang berkerumun sambil memeluk Paus Orca yang dikira lumba-lumba tersebut.

Postingan video viral itu salah satunya diunggah dalam grup Facebook Hobi Mancing.

"Kemunculan Paus Orca Hebohkan Masyarakat Inobonto," tulis postingan tersebut.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa netizen mengomentari postingan tersebut.

“Anak paus pembunuh. Ikan ini sering bunuh ikan hiu dan ikan predator lainnya,” komentar akun Dody Surya.

Paus orca buk bukan lumba2, Itu paus pembunuh,,hiu putih sj di mangsa apalagi kamu buk..?” komentar akun Sofyan Sovian.

Penelusuran Kompas.com

Terkait video tersebut, Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir (BPSPL) Makassar Andry Indryasworo Sukmoputro, membenarkan adanya peristiwa Paus Orca terdampar yang kemudian dipeluk warga karena dikira lumba-lumba tersebut.

“Betul, kalau video itu memang kasus mamalia Paus Orca masih termasuk bayi Orca yang terdampar hidup (Kode 1) di Inobonto,” terang Andry saat dikonfirmasi Kompas.com Minggu (12/7/2020).

Baca juga: Lama Masuk Daftar Pencarian, Orca Paling Misterius Akhirnya Ditemukan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X