Gelombang Kedua Corona Iran: 3 Hari Berturut-turut Laporkan 3.000 Kasus

Kompas.com - 05/06/2020, 20:19 WIB
Perempuan Iran mengenakan masker wajah berjalan melewati jalan Teheran, Iran, 26 Februari 2020. Menurut Departemen Kesehatan, setidaknya 139 orang didiagnosis dengan virus corona di negara itu dan sembilan belas orang telah meninggal di Iran.  EPA-EFE/ABEDIN TAHERKENAREH ABEDIN TAHERKENAREHPerempuan Iran mengenakan masker wajah berjalan melewati jalan Teheran, Iran, 26 Februari 2020. Menurut Departemen Kesehatan, setidaknya 139 orang didiagnosis dengan virus corona di negara itu dan sembilan belas orang telah meninggal di Iran. EPA-EFE/ABEDIN TAHERKENAREH

KOMPAS.com - Selama tiga hari berturut-turut, Iran mencatatkan penambahan kasus harian yang tinggi.

Selama tiga hari itu, angka kasus harian dilaporkan lebih dari 3.000 kasus. Bahkan pada 4 Juni rekor kasus harian tertinggi yaitu 3.574 kasus positif.

Melihat grafik pada worldometers, Iran sedang menghadapi serangan gelombang kedua virus corona.

Melonjak sejak Mei

Kasus infeksi di Iran sempat mengalami penurunan sejak 1 April hingga 2 Mei. Namun sejak awal Mei itu kasus infeksi kembali melonjak.

Total kasus inveksi virus corona yang dilaporkan di Iran sebanyak 167.156 kasus. Jumlah korban meninggal 8.134 kasus dan yang sembuh 129.741 orang.

Baca juga: Update Virus Corona Dunia 5 Juni: 6,6 Juta Orang Terinfeksi | Iran Bersiap Hadapi Gelombang Kedua

Kembali melonjaknya kasus di Iran menurut para ahli dipengaruhi oleh kembali melonggarnya jarak sosial di negara itu.

Warga mengabaikan larangan untuk pergi ke Iran utara yang dinilai sebagai zona merah untuk liburan dan merayakan Idul Fitri.

Dikutip dari BBC, sejak awal April, pemerintah Iran juga telah berusaha membuka kembali bisnis, sekolah, dan situs-situs keagamaan, dan menghidupkan kembali ekonomi.

Akhir pekan lalu, itu memungkinkan semua pegawai negeri untuk kembali bekerja dan masjid-masjid kembali melakukan sholat setiap hari.

Namun, langkah tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pejabat kesehatan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X