Risiko Penugasan Dokter PPDS Saat Pandemi

Kompas.com - 19/05/2020, 07:00 WIB
Seorang dokter berdiri di dalam salah satu ruang modular di Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). Rumah Sakit darurat COVID-19 tersebut berkapasitas sebanyak 160 tempat tidur dalam ruangan dan 65 kamar isolasi bertekanan negatif untuk merawat pasien positif COVID-19 sesuai standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATSeorang dokter berdiri di dalam salah satu ruang modular di Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). Rumah Sakit darurat COVID-19 tersebut berkapasitas sebanyak 160 tempat tidur dalam ruangan dan 65 kamar isolasi bertekanan negatif untuk merawat pasien positif COVID-19 sesuai standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.


PANDEMI Covid-19 tengah melanda bangsa Indonesia sejak awal Maret yang lalu. Angka kesakitan dan kematian terus meningkat setiap harinya.

Berbagai upaya telah dilakukan baik oleh pemerintah maupun seluruh masyarakat Indonesia, namun belum nampak tanda kapan bencana ini akan berakhir.

Para dokter dan petugas kesehatan terus berjuang untuk menangani kasus Covid-19 baik di fasilitas kesehatan komunitas maupun di rumah sakit rujukan.

Rumah sakit pendidikan utama yang tersebar di Indonesia juga merupakan rumah sakit rujukan yang diandalkan dalam memberi pelayanan Covid-19 di samping juga tetap melayani kasus rutin non-Covid-19. Kasus-kasus rutin ini tentu juga memerlukan perhatian dan penanganan.

Dalam situasi pandemi ini, seluruh dokter dan petugas kesehatan perlu berpikir kemungkinan Covid-19 saat melayani pasien, apapun keluhan dan penyakitnya.

Setiap pasien, apapun diagnosis utamanya dapat disertai Covid-19 dengan atau tanpa gejala. Ini akibat penyebaran dan penularan Covid-19 yang sudah sedemikian luasnya.

Pasien yang datang berisiko tertular Covid-19 karena pada orang sakit umumnya terjadi penurunan daya tahan tubuh.

Rumah sakit pendidikan

Rumah sakit pendidikan spesialis tersebar di 17 kota besar di Indonesia. Seluruhnya didukung cukup jumlah sumber daya dan mumpuni dalam kompetensi.

Pendidikan kedokteran terkait erat dengan pelayanan kesehatan. Keduanya mengalami dampak yang luar biasa.

Rumah sakit pendidikan menjadi tumpuan harapan penanganan Covid-19 sementara tetap mempertahankan kelangsungan proses pendidikan.

Peserta pendidikan dokter spesialis (PPDS), dalam hal ini menjadi tenaga andalan yang memberi pelayanan dalam rangkaian pendidikannya melalui proses pengayaan, magang, dan mandiri.

Dua petugas Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr Esnawan Antariksa tengah mengecek sebuah peralatan.TNI AU Dua petugas Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr Esnawan Antariksa tengah mengecek sebuah peralatan.

Dalam situasi pandemi ini perlu dilakukan penilaian dan pengelolaan risiko pandemi terhadap PPDS meliputi risiko paparan, kebijakan pertanggungan keselamatan, dan upaya kelangsungan pendidikan.

Perlu dicermati pula kemungkinan terjadinya gangguan terhadap kesehatan, gangguan terhadap proses pendidikan dan pelayanan, adanya peraturan pemerintah yang perlu disikapi, dan identifikasi dampak secara keseluruhan.

Pemetaan risiko

Sebagai gambaran umum, bisa dilihat hasil pemetaan data staf pengajar dan peserta pendidikan dokter spesialis (PPDS) di RS pendidikan. Secara keseluruhan di Indonesia diperkirakan terdapat kurang lebih sekitar 4.500 staf pengajar dan kurang lebih 13.000 orang PPDS.

Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI) melakukan pemetaan periode 17 April sampai dengan 9 Mei 2020 terhadap 3.079 staf pendidik dan 8.369 PPDS yang mewakili institusi pendidikan dokter spesialis (16 Universitas).

Pemetaan ini juga melibatkan 27 dari 35 kolegium/pengampu keilmuan dan 162 dari 252 program studi pendidikan dokter spesialis. Pemetaan ini menggambarkan besarnya risiko terpapar Covid-19 pada staf pengajar dan PPDS.

Dari data staf pengajar, 16,1 persen berstatus orang tanpa gejala (OTG), 2,3 persen berstatus orang dalam pemantauan (ODP), 0,1 persen berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), dan 0,4 persen terkonfirmasi positif Covid-19.

Secara keseluruhan terdapat 18,9 persen staf pengajar terpapar Covid-19. Data PPDS menunjukkan 21,5 persen PPDS terpapar Covid-19 dengan rincian 15,9 persen OTG, 4,4 persen ODP, 0.5 persen PDP, dan 0.8 persen terkonfirmasi positif.

Data pemetaan tersebut memperkirakan, 6.600 staf pengajar dan PPDS terpapar Covid-19 tersebar di 17 Institusi pendidikan.

Meningkat dari data sebelumnya

Angka yang didapat pada periode ini menunjukkan perbedaan yang mencolok dari data pemetaan bulan sebelumnya.

Secara umum paparan menurun, namun kejadian konfirmasi positif untuk staf meningkat 5 kali lipat dari 3 menjadi 15 kasus.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Apa yang Paling Sering Dirasakan Pasien Covid-19 di Indonesia?

Gejala Apa yang Paling Sering Dirasakan Pasien Covid-19 di Indonesia?

Tren
[POPULER TREN] Sensus Penduduk Online 2020 | 12 Negara Nol Kasus Virus Corona

[POPULER TREN] Sensus Penduduk Online 2020 | 12 Negara Nol Kasus Virus Corona

Tren
Viral, Video Petugas Tol Terbanggi Disebut Paksa Pengguna Bayar dengan Uang Cash, Apa Sebabnya?

Viral, Video Petugas Tol Terbanggi Disebut Paksa Pengguna Bayar dengan Uang Cash, Apa Sebabnya?

Tren
INFOGRAFIK: UTBK-SBMPTN 2020

INFOGRAFIK: UTBK-SBMPTN 2020

Tren
Denmark Klaim Tak Ada Peningkatan Kasus Covid-19 setelah 1,5 Bulan Sekolah Dibuka

Denmark Klaim Tak Ada Peningkatan Kasus Covid-19 setelah 1,5 Bulan Sekolah Dibuka

Tren
Heboh Twit Dirut TVRI Iman Brotoseno soal Film Porno, Ini Klarifikasinya...

Heboh Twit Dirut TVRI Iman Brotoseno soal Film Porno, Ini Klarifikasinya...

Tren
64 Orang WNI di Kuwait Terinfeksi Virus Corona, Sebagian Besar Berprofesi Perawat

64 Orang WNI di Kuwait Terinfeksi Virus Corona, Sebagian Besar Berprofesi Perawat

Tren
Rasio Kesembuhan Pasien Covid-19 di 10 Provinsi dengan Kasus Tertinggi

Rasio Kesembuhan Pasien Covid-19 di 10 Provinsi dengan Kasus Tertinggi

Tren
Sejumlah Negara Buka Perbatasan, Maskapai Internasional Siap Kembali Terbang

Sejumlah Negara Buka Perbatasan, Maskapai Internasional Siap Kembali Terbang

Tren
Kematian George Floyd dan Sejarah Panjang Rasialisme yang Tak Pernah Usai

Kematian George Floyd dan Sejarah Panjang Rasialisme yang Tak Pernah Usai

Tren
Ada 25.216 Kasus Positif Covid-19, Ini 8 Provinsi yang Catatkan Nol Kasus Baru

Ada 25.216 Kasus Positif Covid-19, Ini 8 Provinsi yang Catatkan Nol Kasus Baru

Tren
INFOGRAFIK: Daftar Daerah yang Bersiap Terapkan New Normal

INFOGRAFIK: Daftar Daerah yang Bersiap Terapkan New Normal

Tren
Saat Orang Sekitar Tidak Taat Protokol Kesehatan, Apa yang Harus Dilakukan?

Saat Orang Sekitar Tidak Taat Protokol Kesehatan, Apa yang Harus Dilakukan?

Tren
Mengenal FaceApp, Aplikasi Pengubah Wajah Instan yang Tengah Viral

Mengenal FaceApp, Aplikasi Pengubah Wajah Instan yang Tengah Viral

Tren
Bertambah Lebih dari 1.000 dalam Sepekan, Kematian akibat Covid-19 di India Tertinggi di Asia

Bertambah Lebih dari 1.000 dalam Sepekan, Kematian akibat Covid-19 di India Tertinggi di Asia

Tren
komentar
Close Ads X