9 Hal yang Perlu Diketahui soal PSBB Jakarta

Kompas.com - 08/04/2020, 08:54 WIB
Pembatasan Sosial Berskala Besar
(PSBB) KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoPembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Untuk moda transportasi barang dengan memperhatikan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk.

Untuk penerapannya, Pemprov DKI Jakarta membatasi jam operasional dan jumlah penumpang seluruh transportasi umum di ibu kota.

Adapun jam operasinya yakni pukul 06.00-18.00 WIB.

Sementara untuk kapasitas penumpang yang diperbolehkan berada di dalam kendaraan berkisar 50 persen.

Misal, dalam suatu bus maksimal dapat diisi oleh 50 orang, maka selama masa PSBB bus tersebut dapat diisi dengan 25 penumpang.

Selain transportasi umum, dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19) disebutkan bahwa layanan ekspedisi barang, termasuk sarana angkutan roda dua berbasis aplikasi dengan batasan hanya untuk mengangkut barang dan tidak untuk penumpang.

Baca juga: [POPULER TREN] Mengenal PSBB Jakarta | Larangan Ojol Bawa Penumpang

7. Kendaraan pribadi tetap bisa keluar-masuk Jakarta

Berbeda halnya dengan transportasi umum, Pemprov DKI tidak membatasi penggunaan kendaraan pribadi untuk keluar-masuk Jakarta.

Namun, jumlah penumpang dalam kendaraan pribadi tersebut harus dibatasi.

Menurut Anies, penumpang kendaraan pribadi juga harus ada physical distancing.

8. Layanan pesan antar tetap diperbolehkan

Kemudian, pemerintah juga tetap membolehkan layanan pesan antar untuk beroperasi, termasuk layanan pesan antar melalui ojek online.

Anies mengatakan, pihaknya tidak membatasi kegiatan logistik karena mereka ingin kebutuhan masyarakat terpenuhi.

9. Pembatasan kegiatan lain khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan

Pembatasan ini dikecualikan untuk kegiatan aspek pertahanan dan keamanan dalam rangka menegakkan kedaulatan negara mempertahankan keutuhan wilayah, dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darag Indonesia dari ancaman dan gangguan.

Adapun kegiatan tersebut guna mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat, dengan tetap memperhatikan pembatasan kerumunan orang, serta berpedoman pada protokol dan peraturan perundang-undangan.

(Sumber: Kompas.com/Ryana Aryadita Umasugi, Nur Rohmi Aida, Nursita Sari | Editor: Sabrina Asril, Virdita Rizki Ratrani, Ambaranie Nadia Kemala Movanita, Jessi Carina)

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: PSBB di DKI Jakarta, Ini Daftar Tempat Kerja yang tetap Beroperasi

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

INFOGRAFIK: Macam-macam Penularan Virus Corona

INFOGRAFIK: Macam-macam Penularan Virus Corona

Tren
Disorot Dunia, Ini Cerita dari Swedia Hadapi Pandemi Corona

Disorot Dunia, Ini Cerita dari Swedia Hadapi Pandemi Corona

Tren
Benarkah Mapel Bahasa Arab dan PAI Dihapus dari Kurikulum? Berikut Penjelasan Kemenag

Benarkah Mapel Bahasa Arab dan PAI Dihapus dari Kurikulum? Berikut Penjelasan Kemenag

Tren
Mulai Senin, Argo Parahyangan Jakarta-Bandung Beroperasi Lagi, Catat Jadwalnya!

Mulai Senin, Argo Parahyangan Jakarta-Bandung Beroperasi Lagi, Catat Jadwalnya!

Tren
Kilas Balik Pernyataan WHO soal Penyebaran Virus Corona di Udara: Dulu Dibantah, Kini Diakui

Kilas Balik Pernyataan WHO soal Penyebaran Virus Corona di Udara: Dulu Dibantah, Kini Diakui

Tren
Menular Lewat Udara, Ini 7 Gejala Kunci dan Tidak Biasa Saat Terkena Covid-19

Menular Lewat Udara, Ini 7 Gejala Kunci dan Tidak Biasa Saat Terkena Covid-19

Tren
Saat Asrama hingga Pondok Pesantren Jadi Klaster Baru Covid-19, Apa yang Terjadi dan Harus Bagaimana?

Saat Asrama hingga Pondok Pesantren Jadi Klaster Baru Covid-19, Apa yang Terjadi dan Harus Bagaimana?

Tren
AS Konfirmasi 70.000 Kasus Baru Covid-19 dalam Sehari, Tertinggi di Dunia Selama Pandemi

AS Konfirmasi 70.000 Kasus Baru Covid-19 dalam Sehari, Tertinggi di Dunia Selama Pandemi

Tren
Kenapa Kita Suka Menggunakan Media Sosial? Ini Alasan Psikologisnya

Kenapa Kita Suka Menggunakan Media Sosial? Ini Alasan Psikologisnya

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Mike Tyson Pekerjakan Donald Trump sebagai Penasihat

Hari Ini dalam Sejarah: Mike Tyson Pekerjakan Donald Trump sebagai Penasihat

Tren
Yang Perlu Dipahami soal Penularan Virus Corona Melalui Udara

Yang Perlu Dipahami soal Penularan Virus Corona Melalui Udara

Tren
Update Virus Corona di Dunia 11 Juli: 12,6 Juta Terinfeksi |Angka Kasus di Brazil Lewati 1,8 Juta

Update Virus Corona di Dunia 11 Juli: 12,6 Juta Terinfeksi |Angka Kasus di Brazil Lewati 1,8 Juta

Tren
Benarkah Pandemi Virus Corona di Indonesia Masih Jauh dari Puncaknya?

Benarkah Pandemi Virus Corona di Indonesia Masih Jauh dari Puncaknya?

Tren
Kapan Orang yang Terinfeksi Virus Corona Menularkannya kepada Orang Lain?

Kapan Orang yang Terinfeksi Virus Corona Menularkannya kepada Orang Lain?

Tren
[POPULER TREN] 6 Tempat Rawan Penularan Covid-19 | Update Proses Penularan dan Pencegahan Virus Corona

[POPULER TREN] 6 Tempat Rawan Penularan Covid-19 | Update Proses Penularan dan Pencegahan Virus Corona

Tren
komentar
Close Ads X