[POPULER TREN] Mengenal PSBB Jakarta | Larangan Ojol Bawa Penumpang

Kompas.com - 08/04/2020, 05:15 WIB
Laman Tren Kompas.comLaman Tren

KOMPAS.com - Sejumlah pemberitaan menghiasi laman Tren sepanjang Selasa (7/4/2020).

Selain masih berkutat perihal penyebaran wabah virus corona baik global maupun Indonesia, penerapan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta juga mendapat perhatian lebih dari khalayak.

Terlebih dalam peraturan tersebut juga disebutkan bahwa layanan ekspedisi barang, termasuk sarana angkutan roda dua berbasis aplikasi dengan batasan hanya untuk mengangkut barang dan tidak untuk penumpang.

Berikut berita terpopuler Tren sepanjang Selasa (7/4/2020) hingga Rabu (8/4/2020) pagi:

1. Mengenal lebih jauh tentang PSBB Jakarta

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto memberikan keterangan kepada wartawan menjelang kedatangan WNI dari natuna di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto memberikan keterangan kepada wartawan menjelang kedatangan WNI dari natuna di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020).

Menkes Terawan Agus Putranto telah menyetujui usulan Pemprov DKI Jakarta untuk menerapkan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta.

Surat persetujuan PSBB untuk menangani pandemi Covid-19 di Jakarta tersebut telah ditandatangani pada Senin (6/4/2020) malam.

Penerapan PSBB telah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2020 yang diteken Presiden Joko Widodo pada Selasa (31/3/2020).

Lebih jauh soal apa itu PSBB, syarat dan penerapannya dapat disimak di berita berikut:

Menkes Setujui PSBB DKI Jakarta: Berikut Pengertian, Syarat, dan Hal-hal yang akan Dibatasi

2. Lama pembawa virus corona tanpa gejala bisa tularkan kepada orang lain

Pengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Jumar (3/4/2020). Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pras Pengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Jumar (3/4/2020). Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia.

Penelitian dan kajian terkait virus corona jenis baru penyebab Covid-19 terus dilakukan banyak pihak.

Perkembangan terakhir, banyaknya kasus penularan dan infeksi virus corona tanpa gejala menjadi perhatian pada peneliti.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X