Kompas.com - 17/03/2020, 06:45 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com – Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) virus corona pada Jumat (13/3/2020). 

Keputusan tersebut setelah adanya satu kasus pasien positif virus corona yang kemudian meninggal di RSUD Dr. Moewardi Solo. 

Selanjutnya, sejumlah rumah sakit di Kota Solo mengeluarkan beberapa kebijakan di antaranya adalah peniadaan jam kunjungan pasien.

Berikut beberapa rumah sakit yang menerapkan pembatasan pengunjung:

1. RSUD Dr. Moewardi

RSUD Dr. Moewardi mengumumkan adanya pembatasan pengunjung di mana pasien rawat inap tidak diperkenankan untuk dibesuk.

Selain itu, pengantar pasien rawat jalan hanya diperbolehkan satu orang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut juga disampaikan melalui akun resmi @rsud_moewardi.

“Sehubungan ditetapkannya KLB di Kota Solo, maka untuk mengurangi resiko kerumunan dan keramaian, mohon diperhatikan ketentuan mengenai kunjungan pasien rawat inap dan pengantar pasien rawat jalan. . . Semoga #SobatMoewardi sehat selalu”

Baca juga: Melihat Anies, Emil, Ganjar hingga Khofifah dalam Menangani Corona

2. RSUD Bung Karno Solo

RSUD Bung Karno Kota Surakarta yang beralamat di Mojo Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta juga melakukan hal serupa.

“Ada pembatasan (pengunjung),” terang dr Wahyu Indianto selaku Direktur RSUD Bung Karno.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Corona 23 Juni: 5 Negara Kasus Tertinggi | WHO Prihatin dengan Pelonggaran di Euro 2020

UPDATE Corona 23 Juni: 5 Negara Kasus Tertinggi | WHO Prihatin dengan Pelonggaran di Euro 2020

Tren
Masjid dan Mushala Diharapkan Terdaftar di Kemenag, Apa Manfaatnya?

Masjid dan Mushala Diharapkan Terdaftar di Kemenag, Apa Manfaatnya?

Tren
[POPULER TREN] Penjelasan BMKG soal Suhu Dingin di Jakarta | Provinsi Kasus Corona Terbanyak

[POPULER TREN] Penjelasan BMKG soal Suhu Dingin di Jakarta | Provinsi Kasus Corona Terbanyak

Tren
Kasus Uang Rp 1,5 Juta Tiba-tiba Masuk Rekening Bukan dari Pinjol, Ini Klarifikasi PT Syaftraco

Kasus Uang Rp 1,5 Juta Tiba-tiba Masuk Rekening Bukan dari Pinjol, Ini Klarifikasi PT Syaftraco

Tren
Ivermectin Belum Teruji Klinis untuk Pengobatan Covid-19, Ini Faktanya

Ivermectin Belum Teruji Klinis untuk Pengobatan Covid-19, Ini Faktanya

Tren
Ramai “Google Terus Berhenti” di Ponsel Android, Ini Diduga Penyebabnya

Ramai “Google Terus Berhenti” di Ponsel Android, Ini Diduga Penyebabnya

Tren
Kronologi Nasabah Tiba-tiba Ditransfer Uang Rp 1,5 juta, Sempat Diduga dari Pinjol

Kronologi Nasabah Tiba-tiba Ditransfer Uang Rp 1,5 juta, Sempat Diduga dari Pinjol

Tren
Viral, Video 'Mobil Goyang' Saat Isi Bensin, Apa Sih Manfaatnya?

Viral, Video "Mobil Goyang" Saat Isi Bensin, Apa Sih Manfaatnya?

Tren
11 Poin Arahan Presiden soal Pengetatan PPKM Mikro 22 Juni-5 Juli 2021

11 Poin Arahan Presiden soal Pengetatan PPKM Mikro 22 Juni-5 Juli 2021

Tren
INFOGRAFIK: Aturan Lengkap Pengetatan PPKM Mikro 22 Juni-5 Juli 2021

INFOGRAFIK: Aturan Lengkap Pengetatan PPKM Mikro 22 Juni-5 Juli 2021

Tren
Soal Kiriman Rp 1,5 Juta yang Diduga dari Pinjol, Ini Kata Pihak Bank

Soal Kiriman Rp 1,5 Juta yang Diduga dari Pinjol, Ini Kata Pihak Bank

Tren
Kronologi Warga Madura Demo Tolak Penyekatan Suramadu, Berikut Tuntutannya

Kronologi Warga Madura Demo Tolak Penyekatan Suramadu, Berikut Tuntutannya

Tren
Kenali Perbedaan Gejala Umum Covid-19 dengan Varian Delta, Apa Saja?

Kenali Perbedaan Gejala Umum Covid-19 dengan Varian Delta, Apa Saja?

Tren
6 Kebijakan PPKM Mikro untuk Zona Merah, Berlaku Mulai Hari Ini

6 Kebijakan PPKM Mikro untuk Zona Merah, Berlaku Mulai Hari Ini

Tren
Berlaku Hari Ini, Ini Aturan Lengkap Penebalan PPKM Mikro 22 Juni-5 Juli

Berlaku Hari Ini, Ini Aturan Lengkap Penebalan PPKM Mikro 22 Juni-5 Juli

Tren
komentar
Close Ads X