Cerita WNI yang Tinggal di Italia: Dari Lockdown, Aturan Belanja hingga Tes Corona

Kompas.com - 16/03/2020, 19:11 WIB
Kehidupan sehari-hari di Nembro, salah satu kota yang paling terkena dampak virus, selama penguncian nasional Covid-19 Coronavirus, Italia, 15 Maret 2020 EPA-EFE/STEFANO CAVICCHI STEFANO CAVICCHIKehidupan sehari-hari di Nembro, salah satu kota yang paling terkena dampak virus, selama penguncian nasional Covid-19 Coronavirus, Italia, 15 Maret 2020 EPA-EFE/STEFANO CAVICCHI

KOMPAS.com - Italia menjadi negara yang memiliki kasus infeksi virus corona terbanyak kedua setelah China dengan 24.747 pasien positif penyakit Covid-19.

Pada tanggal 9 Maret 2020, pemerintah Italia mengumumkan penerapan tindakan-tindakan isolasi di seluruh negara atau lockdown.

Fajar Kelana, WNI yang sejak 2017 tinggal di Italia berbagi cerita kondisi di negeri itu dari ibu kota, Roma.

Dia menceritakan, setelah pada Selasa diberlakukan lockdown di seluruh negara, menyusul kemudian dilakukan total shutdown pada hari Kamis (12/3/2020).

"Bedanya lockdown sama shutdown, pas lockdown toko-toko masih buka tapi dibatasi pengunjungnya dan tutup jam 6 sore. Kalau total shutdown semua toko tutup kecuali supermarket dan apotek," ungkapnya kepada Kompas.com, Senin (16/3/2020).

Denda 260 euro

Tak hanya itu, aturan juga diperketat. Untuk yang keluar rumah harus membawa self declaration yang menjelaskan tujuan kenapa di luar rumah: belanja, kerja, urusan kesehatan dll.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau ndak bawa self declaration ini bisa didenda. Jumlahnya sekitar 260 euro (sekitar Rp 4,3 juta) dan kalau melawan bisa dipenjara 3 bulan," kata dia.

Baca juga: Daftar Wilayah di Indonesia yang Melaporkan Kasus Positif Corona

Aturan untuk belanja juga diperketat. Satu keluarga yang boleh keluar rumah belanja cuma satu orang. sedangkan apabila ke supermarket berdua, yang boleh masuk ke dalam cuma satu.

"Yang lain nunggu di luar," tuturnya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X