Kompas.com - 11/03/2020, 14:30 WIB
Ilustrasi virus corona Dok. ShutterstockIlustrasi virus corona

KOMPAS.com - Orang yang terjangkit virus corona cenderung akan menunjukkan gejala sekitar lima hari setelah terpapar dan kebanyakan berlangsung dalam waktu dua minggu. 

Sementara, periode inkubasi cenderung konsisten dengan perkiraan sebelumnya dari pihak berwenang di bidang kesehatan publik yakni selama 14 hari. 

Menurut penelitian yang baru dipublikasikan Senin (10/3/2020), dianjurkan 14 hari karantina bagi orang yang berpotensi terpapar virus corona.

Melansir CNN, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) AS telah menerapkan standar selama pandemi dan merekomendasikan langkah-langkah seperti karantina sendiri selama dua minggu setelah melakukan perjalanan ke negara-negara dengan penularan virus corona seperti Italia atau Korea Selatan.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona, Saudi Berlakukan Denda Rp 1,9 M bagi Siapapun yang Menyembunyikan Penyakit

Sementara, menurut Profesor Epidemi di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health dalam jurnal penelitiannya menyebutkan bahwa pemindaian gejala virus seperti pemeriksaan suhu di bandara, mungkin tidak dapat mendeteksi orang yang baru terinfeksi.

"Jika seseorang berada dalam periode inkubasinya, ini menjadi saat ketika seseorang yang telah terinfeksi dapat bergerak bebas dan tidak dideteksi melalui pengamatan yang berdasarkan gejala tampak," tulis dia. 

Kondisi ini dapat menjelaskan mengapa upaya CDC untuk memeriksa lebih dari 46.000 orang yang memiliki gejala demam, batu, dan napas pendek hanya menghasilkan satu kasus positif virus corona.

Baca juga: Wabah Corona dan Upaya Meredam Kecemasan Publik

Perbedaan periode inkubasi 

Untuk memperkirakan periode inkubasi, peneliti memeriksa lebih dari 180 laporan virus corona.

Karena penelitian dilakukan di awal epidemi virus corona, penularan komunitas saat itu masih terbatas di Wuhan, China. Kondisi ini memungkinkan peneliti untuk memperkirakan waktu paparan virus corona dengan mengukur ketika seseorang berada di Wuhan.

Dengan membandingkan perjalanan ke Wuhan dengan kemunculan gejala, peneliti dapat memperkirakan periode inkubasi virus, yaitu biasanya sekitar 5 hari dan sangat jarang lebih dari 12 hari.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbandingan Spesifikasi Jet Tempur Sukhoi Su-27 dan Su-30

Perbandingan Spesifikasi Jet Tempur Sukhoi Su-27 dan Su-30

Tren
7.411 Peserta Lulus Seleksi PPPK Kemenag, Bagaimana Cara Mengeceknya?

7.411 Peserta Lulus Seleksi PPPK Kemenag, Bagaimana Cara Mengeceknya?

Tren
Panduan Mengisi Daftar Riwayat Hidup Peserta Lolos PPPK Guru Tahap II

Panduan Mengisi Daftar Riwayat Hidup Peserta Lolos PPPK Guru Tahap II

Tren
Heboh Video di Tiktok - Tiket Bioskop Cuma Rp 5.000, Berikut Cara Mendapatkanya

Heboh Video di Tiktok - Tiket Bioskop Cuma Rp 5.000, Berikut Cara Mendapatkanya

BrandzView
Secangkir Kopi Disebut Pula dengan Istilah a Cup of Joe, Bagaimana Awal Mulanya?

Secangkir Kopi Disebut Pula dengan Istilah a Cup of Joe, Bagaimana Awal Mulanya?

Tren
Apa Perbedaan Hama dan Penyakit pada Tanaman?

Apa Perbedaan Hama dan Penyakit pada Tanaman?

Tren
Mengenal Apa Itu Nebula, Tempat Lahirnya Bintang di Luar Angkasa

Mengenal Apa Itu Nebula, Tempat Lahirnya Bintang di Luar Angkasa

Tren
Sederet Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK pada Awal 2022, Terbaru Bupati Langkat

Sederet Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK pada Awal 2022, Terbaru Bupati Langkat

Tren
Penjelasan Polres Bone soal Pengendara Motor yang Berpura-pura Garap Sawah Saat Bertemu Polantas

Penjelasan Polres Bone soal Pengendara Motor yang Berpura-pura Garap Sawah Saat Bertemu Polantas

Tren
Tenaga Honorer Dihapus di 2023, Bagaimana Nasib Pegawainya?

Tenaga Honorer Dihapus di 2023, Bagaimana Nasib Pegawainya?

Tren
Viral, Video Pemain Keyboard Orkes Dangdut Tertimpa Sound System di Kepalanya, Ini Kejadiannya

Viral, Video Pemain Keyboard Orkes Dangdut Tertimpa Sound System di Kepalanya, Ini Kejadiannya

Tren
Tak Cuma Indomaret, Berikut Tempat Beli Minyak Goreng Rp 14.000

Tak Cuma Indomaret, Berikut Tempat Beli Minyak Goreng Rp 14.000

Tren
Bisa Berbahasa Sunda 'Is My Dream, Not Her, My Dream', Mas Arteria Dahlan

Bisa Berbahasa Sunda "Is My Dream, Not Her, My Dream", Mas Arteria Dahlan

Tren
Beredar SMS Hadiah Dana Bantuan Vaksinasi Rp 30 Juta, Kemenkes: Tidak Benar!

Beredar SMS Hadiah Dana Bantuan Vaksinasi Rp 30 Juta, Kemenkes: Tidak Benar!

Tren
Sering Berbohong untuk Alasan Tak Penting? Begini Penjelasan Psikolog

Sering Berbohong untuk Alasan Tak Penting? Begini Penjelasan Psikolog

Tren
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.