Kisah Warga Asal Hubei Berjuang dan Kembali Menata Hidup Pasca-Wabah Corona...

Kompas.com - 25/02/2020, 06:43 WIB
Seorang pekerja kota mengenakan masker pelindung wajah mengendarai sepeda di Beijing, China, 22 Februari 2020.  EPA-EFE/ROMAN PILIPEY ROMAN PILIPEYSeorang pekerja kota mengenakan masker pelindung wajah mengendarai sepeda di Beijing, China, 22 Februari 2020. EPA-EFE/ROMAN PILIPEY


KOMPAS.com - Sejumlah kisah mengenai perjuangan warga China, khususnya mereka yang berasal dari Provinsi Hubei, dibagikan di media sosial.

Hubei merupakan provinsi di mana pertama kali wabah virus corona merebak pada akhir 2019.

Warga yang tinggal di sejumlah wilayah di provinsi itu harus menata kembali hidupnya setelah bertahan hidup di kota yang sempat menjadi "kota mati".

Tak sedikit yang memilih merantau, memilih meninggalkan kampung halamannya untuk melanjutkan hidup.

Namun, perjuangan yang dilalui tak mudah. Label "warga Hubei" menimbulkan stigma tersendiri.

Apalagi, jika memiliki catatan dan riwayat pernah tinggal di Wuhan, kota tempat virus Covid-19 pertama kali ditemukan pada akhir 2019.

Baca juga: Satu Bulan Isolasi di Wuhan, dari Penyesalan, Kehilangan hingga Berdamai dengan Keadaan

Kisah Wang Sheng

Melansir New York Times, Senin (24/2/2020), salah satu kisah datang dari Wang Sheng (49). Ia sudah bertahun-tahun tak tinggal di wilayah Hubei.

Namun, imbas sebagai seseorang yang punya kampung halaman di sana mempengaruhi kelanjutan hidupnya.

Wang merantau untuk mencari pekerjaan.

Dengan koper plastik berwarna abu-abu di genggaman, Wang membawa banyak barang miliknya seperti selimut, sikat gigi, sepatu, bahkan sisir.

Ia menyambangi pabrik demi pabrik di China bagian selatan untuk mencari pekerjaan.

Nasib baik berlum berpihak padanya. Jawaban "ditolak" berulang kali diterimanya saat mengajukan lamaran. 

Penolakan ini  selalu dialami Wang katena ia berasal dari Provinsi Hubei, tempat virus corona merebak dan paling banyak memakan korban. 

"Tidak ada yang bisa saya lakukan. Saya sendirian, terisolasi, dan tidak berdaya," ujar Wang, yang hanya memiliki sisa tabungan sekian dolar saja.

Baca juga: Terulang, Dokter Senior di Wuhan, Liu Zhiming Meninggal Dunia akibat Virus Corona

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 108 Daerah Berstatus Zona Merah Covid-19 di Indonesia, Jawa Tengah Masih Tertinggi

Daftar 108 Daerah Berstatus Zona Merah Covid-19 di Indonesia, Jawa Tengah Masih Tertinggi

Tren
60 Negara Melaporkan Strain Baru Virus Corona Inggris, Bagaimana dengan Indonesia?

60 Negara Melaporkan Strain Baru Virus Corona Inggris, Bagaimana dengan Indonesia?

Tren
Update Corona di Dunia 21 Januari 2021: 97,2 Juta Kasus, 2,08 Juta Orang Meninggal | Rekor Kasus Covid-19 Harian dan Kematian di Portugal

Update Corona di Dunia 21 Januari 2021: 97,2 Juta Kasus, 2,08 Juta Orang Meninggal | Rekor Kasus Covid-19 Harian dan Kematian di Portugal

Tren
Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Ini Cara Selamatkan Diri Menurut BNPB

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Ini Cara Selamatkan Diri Menurut BNPB

Tren
Ramai soal Waterspout di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Apa Penyebabnya?

Ramai soal Waterspout di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Apa Penyebabnya?

Tren
Video Viral Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur, Ini Penjelasan Lengkap BMKG...

Video Viral Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur, Ini Penjelasan Lengkap BMKG...

Tren
Calon Kapolri Listyo Sigit Akan Hidupkan Pam Swakarsa, Pengamat: Potensi Penyalahgunaan Wewenang

Calon Kapolri Listyo Sigit Akan Hidupkan Pam Swakarsa, Pengamat: Potensi Penyalahgunaan Wewenang

Tren
Cek Aplikasi InaRisk BNPB untuk Ketahui Risiko Bencana hingga Pandemi

Cek Aplikasi InaRisk BNPB untuk Ketahui Risiko Bencana hingga Pandemi

Tren
Studi Temukan Wanita di Italia Terinfeksi Covid-19 pada November 2019

Studi Temukan Wanita di Italia Terinfeksi Covid-19 pada November 2019

Tren
[POPULER TREN] Video Viral Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur | Ramai Tanda 'S.O.S' di Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air

[POPULER TREN] Video Viral Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur | Ramai Tanda "S.O.S" di Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air

Tren
Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Ini Penjelasan BMKG

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Ini Penjelasan BMKG

Tren
Tutup karena Pandemi, Museum Ini Tak Sadar Lukisan Berusia 500 Tahun Dicuri

Tutup karena Pandemi, Museum Ini Tak Sadar Lukisan Berusia 500 Tahun Dicuri

Tren
[HOAKS] Jenazah Korban Gempa di Mamuju Dibungkus Daun Pisang

[HOAKS] Jenazah Korban Gempa di Mamuju Dibungkus Daun Pisang

Tren
INFOGRAFIK: 6 Gejala dan Tanda Covid-19 Mulai Memengaruhi Kesehatan Jantung

INFOGRAFIK: 6 Gejala dan Tanda Covid-19 Mulai Memengaruhi Kesehatan Jantung

Tren
Apakah Vaksin Dapat Melawan Varian Baru Corona? Ini Penjelasan WHO

Apakah Vaksin Dapat Melawan Varian Baru Corona? Ini Penjelasan WHO

Tren
komentar
Close Ads X