Kementerian PPN/Bappenas Rilis Jadwal SKD CPNS, Ini Info Lengkapnya

Kompas.com - 23/01/2020, 13:30 WIB
Peserta mengikuti ujian seleksi calon pegawai negeri sipil Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Jakarta, Senin (9/10/2017). Profesi PNS tidak menjadi pilihan pertama mayoritas anak muda yang kini masih berstatus mahasiswa. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOPeserta mengikuti ujian seleksi calon pegawai negeri sipil Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Jakarta, Senin (9/10/2017). Profesi PNS tidak menjadi pilihan pertama mayoritas anak muda yang kini masih berstatus mahasiswa.

KOMPAS.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/ Bappenas) telah merilis jadwal seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil ( CPNS).

Melalui surat resmi bernomor 04/PANSEL-CPNS/01/2020, SKD CPNS di lingkungan Kementerian PPN/Bappenas akan berlangsung pada 4-7 Februari 2020.

Terdapat empat sesi, di mana tes akan berlokasi di Assembly Hall Birawa, Hotel Bidakara, Jalan Jendral Gatot Subroto Kav.71-73, RT 8 RW 8, Menteng Dalam, Tebet, Kota Jakarta Selatan.

Pembagian sesi tes pada hari Selasa-Kamis sebagai berikut:

  • Sesi I pukul 08.00-10.00 WIB
  • Sesi II pukul 10.30-12.30 WIB
  • Sesi III pukul 13.00-15.00 WIB
  • Sesi IV pukul 15.30-17.30 WIB

Sementara, jadwal pada hari Jumat sebagai berikut:

  • Sesi I pukul 07.30-09.30 WIB
  • Sesi II pukul 09.30-11.30 WIB
  • Sesi III pukul 13.30-15.30 WIB
  • Sesi IV pukul 15.30-17.30 WIB

Baca juga: Kemenag Umumkan Aturan Wajib, Jadwal dan Lokasi SKD CPNS, Peserta Perhatikan Ini

Peserta wajib membawa kartu peserta ujian yang dapat diunduh di akun SSCN masing-masing.

Saat pelaksanaan ujian, peserta wajib membawa KTP atau surat perekaman catatan sipil asli dan kartu peserta ujian yang dicetak berwarna.

Adapun peserta yang mengikuti ujian diwajibkan memakai kemeja putih (tanpa corak), celana panjang atau rok warna hitam, sepatu formal warna hitam (bukan sepatu kets), dan bagi peserta berkerudung menggunakan hijab warna hitam polos.

Kementerian PPN/Bappenas menegaskan, peserta yang tidak memenuhi aturan berpakaian tersebut maka tidak boleh masuk dan mengikuti ujian.

Peserta yang tidak hadir, terlambat, atau tidak mampu mengikuti ujian dinyatakan gugur.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Kebijakan  Jokowi Tangani Covid-19, Gratiskan Tarif Listrik hingga Keringanan Kredit

5 Kebijakan Jokowi Tangani Covid-19, Gratiskan Tarif Listrik hingga Keringanan Kredit

Tren
INFOGRAFIK; Protokol Layanan Nikah Kemenag untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

INFOGRAFIK; Protokol Layanan Nikah Kemenag untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Tren
Kecepatan Berita Versus Kecepatan Virus

Kecepatan Berita Versus Kecepatan Virus

Tren
Tekan Penyebaran Corona, Seberapa Efektif Physical Distancing dan Harus Sampai Kapan?

Tekan Penyebaran Corona, Seberapa Efektif Physical Distancing dan Harus Sampai Kapan?

Tren
Jaga Daya Tahan Tubuh, Cukupkah Hanya Konsumsi Vitamin C Setiap Hari?

Jaga Daya Tahan Tubuh, Cukupkah Hanya Konsumsi Vitamin C Setiap Hari?

Tren
FDA Keluarkan Izin Terbatas Penggunaan Klorokuin untuk Pengobatan Covid-19 di AS

FDA Keluarkan Izin Terbatas Penggunaan Klorokuin untuk Pengobatan Covid-19 di AS

Tren
Work from Home, Berikut Tips Lindungi Keluarga Anda di Rumah dari Virus Corona

Work from Home, Berikut Tips Lindungi Keluarga Anda di Rumah dari Virus Corona

Tren
[HOAKS] Meletakkan 2 Butir Amoxicillin di Tandon Air Jadi Penangkal Corona

[HOAKS] Meletakkan 2 Butir Amoxicillin di Tandon Air Jadi Penangkal Corona

Tren
Menilik Upaya Rumah Sakit di Eropa Saat Menangani Virus Corona...

Menilik Upaya Rumah Sakit di Eropa Saat Menangani Virus Corona...

Tren
Viral, Unggahan Prosesi Ijab Kabul dengan Memakai Jas Hujan karena Takut Corona

Viral, Unggahan Prosesi Ijab Kabul dengan Memakai Jas Hujan karena Takut Corona

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Apple Inc Didirikan, Bagaimana Awal Mulanya?

Hari Ini dalam Sejarah: Apple Inc Didirikan, Bagaimana Awal Mulanya?

Tren
Soal Cairan Disinfektan, dari Penggunaan Bilik, Lama Penyemprotan hingga Bahayanya...

Soal Cairan Disinfektan, dari Penggunaan Bilik, Lama Penyemprotan hingga Bahayanya...

Tren
Update Virus Corona di Dunia 1 April: 854.608 Kasus di 201 Negara, 176.908 Sembuh

Update Virus Corona di Dunia 1 April: 854.608 Kasus di 201 Negara, 176.908 Sembuh

Tren
Jokowi Putuskan Pembatasan Sosial Skala Besar, Apa Bedanya dengan Karantina Wilayah?

Jokowi Putuskan Pembatasan Sosial Skala Besar, Apa Bedanya dengan Karantina Wilayah?

Tren
WHO Gunakan Istilah Physical Distancing, Ini Bedanya dengan Social Distancing

WHO Gunakan Istilah Physical Distancing, Ini Bedanya dengan Social Distancing

Tren
komentar
Close Ads X