Cerita soal Banjir Jakarta, dari Rebutan Sampah hingga Evakuasi Tahanan KPK

Kompas.com - 03/01/2020, 07:05 WIB
Beberapa barang rumah tangga yang dikumpulkan warga di Pintu Air Manggarai, Kamis (2/1/2020) Audia Natasha PutriBeberapa barang rumah tangga yang dikumpulkan warga di Pintu Air Manggarai, Kamis (2/1/2020)

KOMPAS.com -  Banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya dikabarkan mulai surut pada Kamis (2/1/2020) siang.

Selain menimbulkan kerugian harta benda, menurut catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Kamis (2/1/2020) malam, banjir di Jabodetabek merenggut 30 korban jiwa.

Bahkan sedikitnya 35.000 orang mengungsi akibat banjir tersebut.

Perincian pengungsi akibat banjir Jakarta yakni 1.103 orang di Jakarta Barat, 2.413 orang di Jakarta Pusat, 19.089 orang di Jakarta Selatan serta di Jakarta Timur sebanyak 12.952 orang.

Kendati demikian, banjir di Jakarta yang merendam setidaknya 33 kecamatan serta 131 kelurahan ini menyisakan sejumlah cerita menarik.

Berikut rinciannya:

1. Warga rebutan sampah kiriman untuk dijual

Dua unit alat pengeruk beroperasi mengangkut sampah yang tertahan di Pintu Air Manggarai, Kamis (2/1/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Dua unit alat pengeruk beroperasi mengangkut sampah yang tertahan di Pintu Air Manggarai, Kamis (2/1/2019).

Saat banjir datang, sejumlah sampah terbawa arus dan menumpuk di Pintu Air Manggarai pada Rabu (1/1/2020).

Adapun sampah tersebut, seperti TV, tabung gas, dan kulkas.

Hal tersebut lantas dimanfaatkan oleh sejumlah warga untuk berburu "harta karun". Sebab, barang-barang tersebut dinilai masih bermanfaat.

Salah satu warga, Sulami, mengungkapkan bahwa ia datang ke Pintu Air Manggarau untuk menonton warga lainnya mengambil barang-barang dan kabarnya barang yang diambil nantinya akan dijual.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kematian Bertambah, Ini Perkembangan Virus Corona di Korea Selatan dan Iran

Kematian Bertambah, Ini Perkembangan Virus Corona di Korea Selatan dan Iran

Tren
INFOGRAFIK: Cara Lapor SPT Pajak via Online

INFOGRAFIK: Cara Lapor SPT Pajak via Online

Tren
Update Korban Virus Corona: 2.250 Orang Meninggal Dunia dan 76.806 Terinfeksi

Update Korban Virus Corona: 2.250 Orang Meninggal Dunia dan 76.806 Terinfeksi

Tren
[POPULER TREN] Viral Packing Masker Diinjak-injak | Virus Corona Merebak di Korsel

[POPULER TREN] Viral Packing Masker Diinjak-injak | Virus Corona Merebak di Korsel

Tren
Korea Selatan Umumkan Kematian Kedua akibat Virus Corona

Korea Selatan Umumkan Kematian Kedua akibat Virus Corona

Tren
Siswa SMPN 1 Turi Hanyut saat Susur Sungai, Bagaimana Cara Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam?

Siswa SMPN 1 Turi Hanyut saat Susur Sungai, Bagaimana Cara Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam?

Tren
Virus Corona Mulai Mewabah di Iran: 4 Orang Meninggal, 18 Terinfeksi

Virus Corona Mulai Mewabah di Iran: 4 Orang Meninggal, 18 Terinfeksi

Tren
Mengenal Kota Daegu, Tempat Sebagian Besar Kasus Corona di Korea Selatan

Mengenal Kota Daegu, Tempat Sebagian Besar Kasus Corona di Korea Selatan

Tren
Ini Daftar 5 Kapal Pesiar yang Dikarantina karena Virus Corona

Ini Daftar 5 Kapal Pesiar yang Dikarantina karena Virus Corona

Tren
Viral Lima Anak SMA Boncengan di Atas Satu Motor

Viral Lima Anak SMA Boncengan di Atas Satu Motor

Tren
Viral Mitra GoFood Diduga Catut Nama Restoran Terkenal, Ini Penjelasan Gojek

Viral Mitra GoFood Diduga Catut Nama Restoran Terkenal, Ini Penjelasan Gojek

Tren
Kisah Perawat di China Terkait Virus Corona: Digunduli hingga Bekerja Saat Hamil Tua

Kisah Perawat di China Terkait Virus Corona: Digunduli hingga Bekerja Saat Hamil Tua

Tren
[KLARIFIKASI] Jawaban Pihak Masker Solida tentang Video Packing Masker yang Diinjak-injak

[KLARIFIKASI] Jawaban Pihak Masker Solida tentang Video Packing Masker yang Diinjak-injak

Tren
Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk PNS dan Umum, Ini Jadwal dan Syaratnya

Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk PNS dan Umum, Ini Jadwal dan Syaratnya

Tren
Saat Daegu Disebut seperti 'Kota Hantu' akibat Virus Corona di Korea Selatan...

Saat Daegu Disebut seperti "Kota Hantu" akibat Virus Corona di Korea Selatan...

Tren
komentar
Close Ads X