Selain Sunan Kuning, Berikut Sederet Lokalisasi yang Akhirnya Ditutup Pemerintah

Kompas.com - 19/10/2019, 18:05 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat seremonial penutupan lokalisasi Sunan Kuning di Semarang menjadi kawasan bebas prostitusi, Jumat (18/10/2019). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAWali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat seremonial penutupan lokalisasi Sunan Kuning di Semarang menjadi kawasan bebas prostitusi, Jumat (18/10/2019).

KOMPAS.com - Lokalisasi Sunan Kuning di Semarang, Jawa Tengah, resmi ditutup oleh Pemerintah Kota Semarang (Pemkot), Jumat (18/10/2019).

Kendati demikian, Pemkot masih mengizinkan beroperasinya rumah-rumah karaoke di wilayah tersebut mulai 22 Oktober 2019.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi yakni mempunyai perizinan terkait keberadaan rumah karaoke tersebut.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan tidak ada toleransi lagi untuk praktik prostitusi di Sunan Kuning. Apabila masih dilanggar, maka keberadaan tempat-tempat karaoke tersebut akan ditutup juga.

Perlu diketahui, selain Sunan Kuning, berikut sejumlah lokalisasi yang ditutup pemerintah.

Mana saja?

Lokalisasi Gang Dolly

PSK Gang Dolly masih beroperasi, Kamis (19/6/2014), meski sehari sebelumnya sudah ada deklarasi penutupan kawasan lokalisasi prostitusi ini. KOMPAS.com/Achmad Faizal PSK Gang Dolly masih beroperasi, Kamis (19/6/2014), meski sehari sebelumnya sudah ada deklarasi penutupan kawasan lokalisasi prostitusi ini.

Diberitakan Kompas.com (18/6/2014), lokalisasi prostitusi Dolly dan Jarak yang berada di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Jawa Timur, resmi ditutup pada 18 Juni 2014. 

Acara penutupan diselenggarakan di gedung Islamic Center Surabaya, dan dihadiri oleh Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, Gubernur Jatim Soekarwo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Ketua DPRD Surabaya Macmud, Kapolda Jatim, Garnisun, Kapolres Surabaya, anggota DPRD, Kepala SKPD Pemkot Surabaya, MUI, LSM, PSK, mucikari, dan warga sekitar Dolly.

Menurut Mensos saat itu Salim Asegaf, pihaknya memberikan apresiasi kepada pihak-pihak terkait yang sudah berusaha menutup prostitusi terbesar se-Asia Tenggara kala itu.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X