Pengungsian Disulap Bak Pasar Malam, Bagaimana Seharusnya Penanganan Trauma Anak?

Kompas.com - 12/10/2019, 17:00 WIB
Lokasi pengungsian kebakaran di Kampung Dalam, Jalan MT Haryono, RW 01, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, yang disulap relawan layaknya festival malam, Kamis (10/10/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVILokasi pengungsian kebakaran di Kampung Dalam, Jalan MT Haryono, RW 01, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, yang disulap relawan layaknya festival malam, Kamis (10/10/2019).

Kompas.com - Sebuah lokasi pengungsian dihias menyerupai pasar malam di Kampung Dalam, Jalan MT Haryono, RW 01, Kramat Jati, Jakarta timur.

Upaya ini dilakukan oleh sejumlah relawan yang tergabung dalam Organisasi Sosial Cakra Abhipraya.

Mereka menuturkan konsep yang dibuat ini adalah upaya agar membuat lokasi pengungsian lebih meriah sehingga anak-anak senang.

Terjadinya suatu musibah yang tiba-tiba memang memerlukan perlakuan-perlakuan tertentu agar orang-orang, terutama anak-anak dapat tetap berperilaku seperti biasa.

Lantas, apa yang harus dilakukan ketika terjadi suatu musibah, baik kebakaran ataupun bencana lainnya?

Baca juga: Posko Pengungsian Korban Kebakaran di Cawang Disulap Layaknya Pasar Malam

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Psikolog Anak dan Keluarga, Astrid Wen, hal pertama yang perlu dilakukan untuk melakukan recovery, baik pada anak maupun orang dewasa adalah, reaksi tanggap darurat.

Astrid mengatakan, para korban harus difasilitasi dengan kebutuhan dasar. Misalnya adalah hunian sementara. Selain itu, kebutuhan dasar lain seperti makanan, air bersih, dan pakaian juga harus diperhatikan.

Dia juga menuturkan bahwa perlu dicek pula keamanan daerah tersebut, terutama terkait risiko terjadinya kebakaran atau bencana yang terjadi.

Ia menambahkan bahwa perlu juga dilakukan rencana lanjutan untuk pemulihan kondisi pasca bencana, seperti kepastian tentang kapan hunian atau rumah dapat dibangun kembali.

"Jadi, ada musyawarah, diskusi terpimpin yang memang dibangun untuk warga agar dapat kembali membangun, mendapatkan rumahnya lagi," papar Astrid saat dihubungi Kompas.com, Jumat (11/10/2019).

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.