Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

5 Manfaat Minum Air Rebusan Seledri, Cegah Stroke dan Turunkan Asam Urat

KOMPAS.com - Seledri adalah salah satu sayuran yang biasa ditambahkan ke dalam masakan untuk menambah cita rasa.

Selain itu, seledri juga dapat dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

Dilansir dari laman Kemenkes, seledri baik untuk kesehatan karena mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, folat, dan kalsium.

Kandungan lain yang terdapat dalam seledri adalah magnesium, kalium, dan kolin, termasuk antioksidan, seperti beta karoten, lutein, dan zeaxanthin.

Agar manfaat dapat dirasakan tubuh, Anda bisa mengonsumsi air rebusan seledri.

Lantas, apa saja manfaat konsumsi air rebusan seledri?

Manfaat minum air rebusan seledri

Ada beberapa manfaat yang dirasakan tubuh ketika mengonsumsi air rebusan seledri. Berikut daftarnya:

1. Turunkan tekanan darah

Minum air rebusan seledri ternyata dapat menurunkan tekanan darah. Manfaat ini berguna bagi penderita penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Manfaat air rebusan seledri untuk menurunkan tekanan darah terungkap dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Pembangunan Manusia pada 2012.

Penelitian menunjukkan bahwa orang mengalami penurunan tekanan darah sistolik setelah diberikan air rebusan seledri sebanyak 20,32 mmHg.

Selain itu, tekanan darah diastolik juga turun sebanyak 7,09 mmHg setelah meminum minuman tersebut.

Seledri dapat menurunkan tekanan darah karena sayuran ini mengandung senyawa aktif bernama aplin yang berfungsi sebagai kalsium antagonis dan manitol.

2. Membantu rematik

Rematik atau rheumatoid arthritis adalah penyakit yang ditandai dengan peradangan atau nyeri pada sendi.

Ini termasuk dalam penyakit autoimun atau kondisi ketika sistem imun menyerang sel-sel tubuhnya sendiri.

Orang yang mengalami rematik akan merasakan nyeri dan pembengkakan pada sendi.

Untungnya, kondisi tersebut dapat diatasi dengan mengonsumsi air rebusan seledri.

Dilansir dari laman Universitas Indonesia, air rebusan seledri dapat membantu mengobati rematik karena mempunyai efek antiinflamasi.

3. Mencegah stroke

Stroke terjadi saat aliran darah ke otak berkurang karena terjadi sumbatan atau pembuluh darah di otak pecah.

Stroke dapat terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan kerusakan otak secara berkepanjangan bahkan kematian.

Meski stroke tergolong penyakit berbahaya, kondisi ini bisa dicegah dengan mengonsumsi air rebusan seledri.

Mengonsumsi seledri berguna untuk menurunkan tekanan darah dan kolesterol tinggi, dua faktor yang menjadi penyebab serangan stroke.

4. Menurunkan asam urat

Asam urat yang menyebabkan nyeri dan peradangan pada sendi disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat.

Faktor yang menyebabkan asam urat kambuh adalah konsumsi daging merah, jeroan hewan, minuman beralkohol, keturunan, dan diabetes.

Agar asam urat tidak terjadi atau dapat diobati, penderita bisa mengonsumsi air rebusan seledri.

Sayuran tersebut bisa menurunkan asam urat karena mengandung flavonoid, apigenin, apiin, alkaloid, tannin, dan saponin.

Potensi air rebusan seledri untuk menurunkan asam urat terungkap dalam penelitian yang dipublikasikan ke Jurnal Surya Media pada 2023.

5. Menjaga kesehatan ginjal

Kesehatan ginjal dapat dijaga dengan menjaga berat badan, tidak merokok, dan berolahraga secara teratur.

Selain itu, mengonsumsi air rebusan seledri juga dapat berperan dalam menjaga kesehatan organ tersebut.

Dilansir dari laman Kemenkes, air rebusan seledri bisa menjaga kesehatan ginjal karena mengandung vitamin C, B, A dan zat besi.

Beberapa helai seledri cukup direbus dalam satu liter air lalu selama 10 menit. Nantinya, air rebusan seledri dapat dimasukkan ke botol lalu disimpan ke dalam kulkas.

Minumlah satu gelas air rebusan seledri setiap hari supaya kesehatan ginjal terjaga.

https://www.kompas.com/tren/read/2024/01/18/063000365/5-manfaat-minum-air-rebusan-seledri-cegah-stroke-dan-turunkan-asam-urat

Terkini Lainnya

Badai Matahari Mei 2024 Jadi yang Terkuat dalam 20 Tahun Terakhir, Apa Saja Dampaknya?

Badai Matahari Mei 2024 Jadi yang Terkuat dalam 20 Tahun Terakhir, Apa Saja Dampaknya?

Tren
5 Temuan Polisi soal Kondisi Bus yang Kecelakaan di Subang, Bekas AKDP hingga Rangka Berubah

5 Temuan Polisi soal Kondisi Bus yang Kecelakaan di Subang, Bekas AKDP hingga Rangka Berubah

Tren
Nilai Tes Online Rekrutmen BUMN Tiba-tiba Turun di Bawah Standar, Ini Kronologinya

Nilai Tes Online Rekrutmen BUMN Tiba-tiba Turun di Bawah Standar, Ini Kronologinya

Tren
Pakai Cobek dan Ulekan Batu Disebut Picu Batu Ginjal, Ini Faktanya

Pakai Cobek dan Ulekan Batu Disebut Picu Batu Ginjal, Ini Faktanya

Tren
7 Pilihan Ikan Tinggi Zat Besi, Hindari Kurang Darah pada Remaja Putri

7 Pilihan Ikan Tinggi Zat Besi, Hindari Kurang Darah pada Remaja Putri

Tren
Pendaftaran CPNS 2024: Link SSCASN, Jadwal, dan Formasinya

Pendaftaran CPNS 2024: Link SSCASN, Jadwal, dan Formasinya

Tren
6 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Konsumsi Garam

6 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Konsumsi Garam

Tren
BMKG Sebut Badai Matahari Ganggu Jaringan Starlink Milik Elon Musk

BMKG Sebut Badai Matahari Ganggu Jaringan Starlink Milik Elon Musk

Tren
Suhu di Semarang Disebut Lebih Panas dari Biasanya, Ini Penyebabnya Menurut BMKG

Suhu di Semarang Disebut Lebih Panas dari Biasanya, Ini Penyebabnya Menurut BMKG

Tren
Selalu Merasa Lapar Sepanjang Hari? Ketahui 12 Penyebabnya

Selalu Merasa Lapar Sepanjang Hari? Ketahui 12 Penyebabnya

Tren
Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Dilanda Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 13-14 Mei 2024

Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Dilanda Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 13-14 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] UKT dan Uang Pangkal yang Semakin Beratkan Mahasiswa | Kronologi Kecelakaan Bus Subang

[POPULER TREN] UKT dan Uang Pangkal yang Semakin Beratkan Mahasiswa | Kronologi Kecelakaan Bus Subang

Tren
7 Gejala Stroke Ringan yang Sering Diabaikan dan Cara Mencegahnya

7 Gejala Stroke Ringan yang Sering Diabaikan dan Cara Mencegahnya

Tren
Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana, Izin Kendaraan Mati, Pengusaha Harus Dipolisikan

Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana, Izin Kendaraan Mati, Pengusaha Harus Dipolisikan

Tren
8 Tanda Batu Ginjal dan Cara Mencegahnya

8 Tanda Batu Ginjal dan Cara Mencegahnya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke