Salin Artikel

Viral, Video Sejumlah Pengendara Motor Nekat Buka Palang Pintu Pelintasan Kereta yang Sudah Tertutup

KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pengendara sepeda motor nekat membuka palang pintu pelintasan kereta api yang sudah tertutup viral di media sosial.

Video itu salah satunya diunggah oleh akun Facebook ini, Selasa (17/5/2022).

Disebutkan bahwa lokasi kejadian ada di palang pintu pelintasan kereta api di Stasiun Pasar Senen.

"Patuhi rambu-rambu ya gaees biar selamat. Tabiat orang kita yg menyepelekan keselamatan padahal sirine kereta sdh berbunyi dan pintu kereta sdh ditutup.. heran sama manusia2 spt ini. Lokasi di pintu KA senen pd hari sabtu 14.05.2022," tulis pemilik akun.

Dalam video, tampak sejumlah pengendara sepeda motor menaikkan palang pelintasan kereta api agar sejenak bisa dilewati.

Hingga Rabu (18/5/2022) siang, unggahan video tersebut telah disukai 125 kali, dikomentari 77 kali, dan dilihat lebih dari 8.000 kali oleh pengguna Facebook.

Lantas, bagaimana tanggapan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait hal ini?

Patuhi rambu yang telah ada

Saat dimintai keterangan, Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta Eva Chairunisa menyesalkan adanya kejadian tersebut.

"Kami sangat menyayangkan kejadian pada video," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (18/5/2022).

KAI meminta kerja sama dari seluruh pihak, khususnya dari pengguna kendaraan agar mematuhi dan mengikuti rambu yang telah ada saat melalui pelintasan kereta api.

Hal tersebut, kata Eva, untuk keselamatan dan keamanan bersama.

Saling mengingatkan, bukan justru mengikuti yang melanggar

Ia menjelaskan, kewajiban itu tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, di mana pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api dan mematuhi rambu pelintasan.

Selain itu, sambung Eva, sesuai Pasal 114 dan 296 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Aturan itu mengatur kewajiban pengguna jalan untuk mematuhi rambu di pelintasan kereta api, serta hukuman pidana atau denda bagi yang melanggar.

"Kami harapkan justru sesama pengguna jalan raya juga saling mengingatkan, bukan justru mengikuti jika ada salah satu pengendara yang melanggar aturan," tutupnya.

https://www.kompas.com/tren/read/2022/05/18/125400165/viral-video-sejumlah-pengendara-motor-nekat-buka-palang-pintu-pelintasan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.