Barcelona hingga Juventus, Penggemar Bicara soal Masa Depan Pep Guardiola

Kompas.com - 15/02/2020, 14:00 WIB
Manajer Manchester City, Pep Guardiola memberi isyarat di tepi lapangan selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Manchester City dan Everton di Stadion Etihad AFP/PAUL ELLISManajer Manchester City, Pep Guardiola memberi isyarat di tepi lapangan selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Manchester City dan Everton di Stadion Etihad


KOMPAS.com - Pep Guardiola berpotensi meninggalkan Manchester City setelah The Citizen mendapatkan larangan tampil di kompetisi antarklub Eropa selama dua musim.

Larangan tampil selama dua musim membuat rumor kepergian Pep Guardila dari Etihad santer diperbincangkan, terutama di antara penggemar Man City sendiri.

Klub berjulukan The Citizens itu dinilai melakukan pelanggaran Financial Fair Play (FFP).

Selain dilarang bermain di kompetisi antarklub Eropa selaa dua musim, Man City juga didenda sebesar 30 juta euro ( sekitar Rp 445 miliar).

Para penggemar pun kemudian menerka beberapa klub yang bisa jadi pelabuhan selanjutnya bagi Pep Guardiola.

Mulai dari Barcelona, Bayern Muenchen, hingga Juventus.

Baca juga: Masa Depan Pep Guardiola Diragukan Usai Man City Dihukum UEFA

"Guardiola bisa melakukan penerbangan selanjutnya dari Manchester ke Barcelona," kata salah seoran penggemar.

Bahkan, penggemar lain mengatakan bahwa Guardiola bisa saja kembali menjadi pelatih Bayern Muenchen dengan Hans Flick sebagai asistennya.

Prediksi penggemar lainnya mengatakan Guardiola akan berlabuh ke Juventus.

Pasalnya, beberapa hari terakhir rumor ketertarikan Juventus terhadap Guardiola kembali santer terdengar.

Bersama Maurizio Sarri, Juventus dinilai mulai kehilangan dominasinya di Liga Italia dan tampil tak konsisten.

Oleh sebab itu, Presiden Juventus, Andrea Agnelli, dikabarkan menginginkan Guardiola untuk menggantikan Sarri.

Meski demikian, hingga sejauh ini belum ada kejelasan terkait masa depan Guardiola.

Semenatara itu, beberapa hari sebelum UEFA mengeluarkan sanksi bagi Man City, Guardiola mengaku bisa dipecat oleh klub jika mereka tidak memenangkan Liga Champions.

Pada leg pertama babak 16 besar, Man City akan berhadapan dengan Real Madrid yang dijadwalkan berlangsung Kamis (27/2/2020) mendatang.

Baca juga: 4 Dampak Buruk yang Bisa Dialami Man City Setelah Adanya Hukuman UEFA

"Saya menerimanya. Saya ingin memenangi Liga Champions, saya bermimpi, dan akan menikmati pertandingan melawan Real Madrid untuk melihat apa yang bisa saya lakukan," kata Guardiola.

"Berbicara mengenai proses, dua pekan sebelumnya, akan menjadi momen paling membahagiakan dalam karier saya untuk membayangkan apa yang bisa kami lakukan untuk mengalahkan mereka."

"Jika kami tidak mengalahkan mereka, maka petinggi klub akan datang, atau direktur olahraga, dan mengatakan, 'itu tidak cukup, kami ingin Liga Champions, saya akan memecatmu'," kata Guardiola mengakhiri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Metro
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X