BREAKING NEWS - Manchester City Dilarang Tampil di Kompetisi Antarklub Eropa Selama Dua Tahun

Kompas.com - 15/02/2020, 01:55 WIB
Seorang fans Manchester City membentangkan bendera juara Premier League dan Piala Liga Inggris saat Man City memastikan gelar juara Liga Inggris 2013-2014 di Stadion Etihad, Manchester, pada 11 Mei 2014. KOMPAS.com/Firzie A. IdrisSeorang fans Manchester City membentangkan bendera juara Premier League dan Piala Liga Inggris saat Man City memastikan gelar juara Liga Inggris 2013-2014 di Stadion Etihad, Manchester, pada 11 Mei 2014.

KOMPAS.com - Manchester City dijatuhi larangan tampil di kompetisi antarklub Eropa untuk musim 2020-2021 dan 2021-2022 setelah terbukti melanggar peraturan Financial Fair Play (FFP).

Manchester City juga harus membayar denda sebesar 30 juta euro atau sekitar 445 miliar rupiah.

Seperti dikutip dari BBC, Manchester City ditemukan bersalah oleh Badan Kontrol Keuangan Klub-klub UEFA (CFCB) karena terbukti "menggelembungkan pemasukan sponsor di dalam neraca keuangan mereka dan informasi titik impas yang diserahkan ke UEFA antara 2012 dan 2016".

Kubu Etihad tersebut juga dikatakan "gagal bekerja sama dalam investigasi."

Penyelidikan ini ditempuh menyusul investigasi yang dimulai dari bocoran email dan dokumen yang dilakukan majalah Jerman, Der Spiegel, pada November 2018.

Baca juga: Jangan Percaya Gol-gol Cristiano Ronaldo, Juventus Kini Tengah Krisis...

Guardian mencatat bahwa di dokumen dan email-email tersebut, pemilik Man City, Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan dari keluarga penguasa Abu Dhabi, terungkap menyuntikkan uang pribadi melalui sponsor utama Man City, Etihad.

Sheikh Mansour ditemukan menyalurkan uang pribadi ke sponsorship bernilai 67,5 juta pound atau 1,1 triliun rupiah per tahun tersebut yang membuat nama Etihad muncul di jersey pemain City, nama stadion, dan akademi Man City.

Ilustrasi Stadion Etihad, kandang Manchester City.KOMPAS.com/Firzie A. Idris Ilustrasi Stadion Etihad, kandang Manchester City.

Salah satu surat elektronik yang dibocorkan bahkan mengungkapkan kalau maskapai Etihad pada kenyataannya hanya membayar 8 juta pounds untuk menjadi sponsor City.

Sisa dana disokong langsung oleh Abu Dhabi United Group, perusahaan yang menjadi kendaraan Mansour dalam memiliki Man City.

Baca juga: Bukti Jadon Sancho Lebih Jago dari Para Penyerang Man United Kini

Dalam pernyataannya, Manchester City mengatakan mereka "kecewa tetapi tidak terkejut" oleh keputusan "penuh sangkaan ini".

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X