Media Asing Ungkap Perbedaan Shin Tae-yong dan Simon McMenemy

Kompas.com - 14/02/2020, 23:10 WIB
Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan Shin Tae Yong dan penerjemahnya Yoo Jae Hoon menyaksikan pertandingan babak penyisihan grup A Piala Gubernur Jatim 2020 Bhayangkara FC melawan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (12/02/2020) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan Shin Tae Yong dan penerjemahnya Yoo Jae Hoon menyaksikan pertandingan babak penyisihan grup A Piala Gubernur Jatim 2020 Bhayangkara FC melawan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (12/02/2020) sore.

KOMPAS.comShin Tae-yong telah memulai latihan perdana bersama timnas senior Indonesia pada Jumat (14/2/2020).

Juru taktik asal Korea Selatan itu memanggil 34 pemain. Namun, hanya 30 nama yang hadir dalam latihan yang digelar di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

Ini merupakan kali pertama Shin Tae-yong menangani timnas senior sejak ia resmi menjadi pelatih skuad Garuda pada 28 Desember 2019.

Latihan ini juga sebagai persiapan timnas dalam menghadapi beberapa agenda ke depan, salah satunya pertandingan lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Baca juga: Harapan kepada Shin Tae-yong: Timnas Indonesia Jangan Memalukan

Media Singapura, Live Sport Asia, tertarik membahas 34 pemain pilihan Shin Tae-yong periode pertama ini.

Shin Tae-yong, tulis mereka, lebih suka pemain muda untuk mengisi skuadnya.

Hal ini tampak dari empat pemain yang masih berusia di bawah 19 tahun terpilih untuk mengikuti pemusatan latihan.

Keempat pemain itu ialah Muhammad Adi Satrio, Alfeandra Dewangga, Pratama Arhan Alif, dan Irfan Jauhari.

"Tampaknya Shin Tae-yong ingin menantang dirinya sendiri dengan percaya pada pemain muda," tulis Live Sport Asia.

Tak hanya itu, pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut juga memanggil enam pemain yang memperkuat timnas Indonesia dalam ajang SEA Games 2019.

Mereka adalah Nadeo Argawinata, Andy Setyo, Asnawi Mangkualam, Saddil Ramdani, Osvaldo Haay, dan Muhammad Rafli.

Keenamnya berusia di bawah 23 tahun.

Dalam 34 pemain pilihan Shin, penyerang Bali United, Ilija Spasojevic, memiliki usia paling tua, 32 tahun.

Di bawahnya ada Irfan Bachdim (31 tahun), Stefano Lilipaly (30), Fachruddin Aryanto (30), dan Rizky Pora (30).

Hal ini tentunya berbeda dengan era pelatih timnas Indonesia sebelumnya.

Ketika era Simon McMenemy, timnas Indonesia dihiasi beberapa pemain yang usianya tidak muda lagi, seperti Alberto Goncalves (39), Otavio Dutra (37), hingga Greg Nwokolo (34).

Ketiganya pun tidak dipanggil dalam pemusatan latihan Shin Tae-yong periode pertama kali ini.

Baca juga: 50 Hari Shin Tae-yong, Beda Selera dengan Pelatih Sebelumnya

"Simon McMenemy lebih suka memanggil pemain lama untuk mengisi skuad karena dia percaya pada pengalaman mereka," tulis Live Sport Asia.

Kebijakan Simon ini juga dilakukan saat timnas Indonesia dipegang Luis Milla (2017-2018).

Dengan kata lain, Shin Tae-yong saat ini sedang mencoba sesuatu yang berbeda dari dua era pelatih timnas Indonesia sebelumnya.

"Kesempatan bagi Shin Tae-yong untuk melakukan seperti Park Hang-seo lakukan dengan timnas Vietnam," tulis Live Sport Asia.

Park Hang-seo adalah pelatih timnas Vietnam. Prestasi terbarunya, pria asal Korea Selatan itu membawa Vietnam juara SEA Games 2019.

Live Sport Asia menulis, bukan tidak mungkin, Shin Tae-yong mencoba meniru jejak Park Hang-seo.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X