Tak Tampilkan Bukti Offside, VAR Kembali Menuai Kontroversi

Kompas.com - 08/02/2020, 08:40 WIB
Proses gol Vinicius Junior yang akhirnya dianulir setelah wasit mengecek VAR pada laga perempat final Copa del Rey antara Real Madrid vs Real Sociedad di Stadion Santiago Bernabeu, Jumat (7/2/2020) dini hari WIB. AFP/DENIS DOYLEProses gol Vinicius Junior yang akhirnya dianulir setelah wasit mengecek VAR pada laga perempat final Copa del Rey antara Real Madrid vs Real Sociedad di Stadion Santiago Bernabeu, Jumat (7/2/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Teknologi video assistant referee ( VAR) kembali menuai kontroversi pada laga perempat final Copa del Rey antara Real Madrid vs Real Socieadad, Jumat (7/2/2020) dini hari WIB.

Tepatnya, ketika gol kedua Real Madrid yang tercipta dari sundulan Vinicius Junior pada menit ke-80, dianulir oleh wasit setelah melihat rekaman VAR.

Wasit menilai bahwa pesepak bola muda asal Brasil itu terlebih dulu berada dalam posisi offside sebelum menerima umpan matang Luca Modric.

Namun anehnya, bukti video atau gambar reka ulang yang menjadi dasar dibuatnya keputusan tersebut, tidak ditampilkan pada momen gol Vinicius.

Baca juga: Real Madrid Vs Barcelona, Zinedine Zidane Ogah Disalahkan

Padahal, rekaman video yang disertai garis untuk menunjukkan bahwa seorang pemain berada dalam posisi offside, biasanya selalu ditampilkan ketika menjelang atau sesudah wasit mengambil keputusan.

Momen tersebut sontak menimbulkan kecurigaan bagi kubu yang merasa dirugikan, yakni Real Madrid.

Dilansir dari Marca, pihak Real Madrid turut mempertanyakan keputusan wasit dalam beberapa momen lain di laga yang berakhir dengan skor 3-4 untuk kemenangan Real Socieadad tersebut.

Salah satunya adalah momen gol ketiga Real Sociedad dari kaki Alexander Isak pada menit ke-56, yang dinilai layak untuk ditinjau kembali.

Baca juga: Sheff United vs Man City, Alasan VAR Tak Meminta Penalti Gabriel Jesus Diulang

Kontroversi VAR pada laga kali ini sekaligus menambah deretan kritik terhadap pengaplikasian teknologi yang sudah mulai diterapkan dalam beberapa kompetisi elite di benua Eropa.

Salah satu kompetisi domestik yang kerap menuai komentar keras terhadap pengaplikasian VAR adalah Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris.

Para pelatih kondang yang berkarier di Liga Inggris, seperti Jose Mourinho, Juergen Klopp, dan Pep Guardiola, kerap memberikan kritik terkait keputusan yang diambil berdasarkan VAR.

Salah satu yang paling terang-terangan dalam mengkritik VAR adalah pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

Pelatih asal Spanyol itu sempat mengatakan bahwa pengaplikasian VAR di Liga Inggris sering kali bermasalah.

"Saya sudah mengatakan berkali-kali jika penggunaan VAR saat ini bermasalah. Setiap pekan pasti ada masalah. Semoga musim depan lebih baik," kata Guardiola yang dikutip dari Sky Sports.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X