Greysia Akan Pensiun, Pelatih Belum Putuskan Pasangan Apriyani Selanjutnya

Kompas.com - 23/01/2020, 18:30 WIB
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bertanding melawan ganda putri Denmark, Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Greysia - Apriyani juara ganda putri setelah menang 18-21, 21-11, dan 23-21. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOGanda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bertanding melawan ganda putri Denmark, Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Greysia - Apriyani juara ganda putri setelah menang 18-21, 21-11, dan 23-21.

KOMPAS.com - Pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian, belum memikirkan siapa yang akan menjadi pasangan Apriyani Rahayu selanjutnya.

Pasangan Apriyani saat ini, Greysia Polii, sudah berusia 32 tahun dan dikabarkan akan segera pensiun setelah Olimpiade Tokyo 2020.

"Saya belum bisa melihat siapa yang cocok dipasangkan dengan Apri. Kalau secara teknik, yang mendekati Apri sih ada, tetapi secara mental dan kemauan, belum ada," ucap Eng Hian, dikutip dari BolaSport.

Eng Hian kemudian teringat jerih payah Apriyani yang mencoba masuk pelatnas dulu. Adapun Apriyani masuk pelatnas Cipayung pada awal 2017.

Baca juga: Indonesia Masters 2020, Duet Denmark Akui Greysia/Apriyani Pantas Juara

"Cuma Apri yang datang ke saya waktu masuk pelatnas. Dia datang dengan hanya punya raket dan uang Rp 200.000 di tangan," tutur Eng Hian.

"Dia bilang, dia mau jadi juara, terserah koh Didi mau kasih program apa, saya siap," katanya.

Ucapan tersebut dibuktikan Apriyani hingga sekarang.

"Tidak ada yang berubah, dari segi latihan dan kemaaun masih sama. Kenapa Apri pada saat dipasangkan dengan Greysia langsung cocok? Karena kemauannya kuat," ucap Eng Hian.

"Secara teknik saat itu dia masih jauh ketinggalan dari Greysia. Namun, dia bisa mengimbangi karena mau belajar dan mau menangnya kuat," ucapnya.

Ketika ditanya butuh waktu berapa lagi untuk mencetak ganda putri seperti Greysia/Apriyani, Eng Hian menjelaskan paling cepat 2022 baru terlihat.

"Dengan catatan, kalau diberikan program dan programnya bisa berjalan tanpa kendala berarti," kata Eng Hian.

Baca juga: Juara Indonesia Masters 2020, Greysia/Apriyani Pasang Target di Olimpiade

Eng Hian juga berharap, Greysia/Apriyani tidak cepat puas dengan apa yang selama ini mereka raih.

"Setelah bertanding, saya tidak menyampaikan apa-apa karena memang setelah juara ya mulai dari nol lagi. Target utama mereka kan lebih dari ini," kata peraih medali perunggu pada Olimpiade Athena 2004 tersebut.

"Dalam hati tentu saya bangga sama mereka, luar biasa. Namun, saya enggak mau mereka puas di sini, jadi biasa saja. Habis juara, bagus, tetapi itu di depan masih ada Olimpiade, target yang lebih besar lagi," ucap Eng Hian.

Setelah Indonesia Masters 2020, Greysia/Apriyani belum memutuskan akan terjun di turnamen apa.

Awalnya, mereka dijadwalkan tampil pada Thailand Masters 2020, tetapi mundur. (Delia Mustikasari)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X