Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Contoh Tumbuhan yang Berkembang Biak secara Generatif

Kompas.com - 05/12/2023, 10:00 WIB
Vanya Karunia Mulia Putri

Penulis

KOMPAS.com - Perkembangbiakan generatif adalah proses terbentuknya individu baru yang didahului dengan peleburan sel kelamin jantan dan betina.

Nama lain perkembangbiakan generatif ialah perkembangbiakan secara kawin.

Menurut Ardian dalam buku Ensiklopedia Anatomi Tumbuhan (2021), perkembangbiakan generatif adalah perkembangbiakan tumbuhan secara kawin atau seksual lewat penyerbukan.

Adapun yang dimaksud penyerbukan adalah proses atau peristiwa jatuhnya serbuk sari atau pollen ke kepala putik.

Contoh tumbuhan yang berkembang biak secara generatif

Dikutip dari buku Ensiklopedia Sains (2020) oleh Sri Winarsih, perkembangbiakan secara generatif bisa ditemui pada tumbuhan tingkat rendah maupun tinggi.

Selain penyerbukan, perkembangbiakan secara generatif juga bisa terjadi lewat konjugasi, pembuahan, metagenesis, isogami, serta anisogami.

Baca juga: 6 Peran Asam Absisat bagi Tumbuhan

Tuliskan 5 tumbuhan yang berkembang biak secara generatif

Berikut lima contoh tumbuhan yang berkembang biak secara generatif:

Dilansir dari buku Ringkasan Pengetahuan Alam (2016) karya Rachmat, contoh tumbuhan yang berkembang biak secara generatif adalah:

  • Kacang tanah
  • Padi
  • Jagung
  • Mentimun
  • Salak.

Selain lima contoh di atas, tumbuhan lain yang bisa berkembang biak secara generatif adalah mangga, jambu biji, jambu air, kopi, tomat, rambutan, serta pepaya.

Perkembangbiakan generatif bisa dilakukan dengan menanam biji yang sudah tua, atau melalui pembiakan terlebih dahulu lewat penyerbukan.

Baca juga: Perkembangbiakan Generatif Tumbuhan

Proses penyerbukan tanaman ini ada yang terjadi secara alami, yakni saat serbuk sari jatuh ke kepala putik itu sendiri.

Ada pula penyerbukan yang terjadi lewat perantaraan atau bantuan, seperti penyerbukan dengan perantaraan angin, air, manusia, dan hewan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com