Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Kita Bisa Tersedak saat Makan Sambil Berbicara?

Kompas.com - 31/05/2022, 13:07 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis

KOMPAS.com – Pada saat kita makan, kadang kala kita akan tersedak jika kita makan sambil berbicara. Hal ini dikarenakan keberadaan epiglotis yang berada di belakang lidah. Berikut adalah penjelasan mengapa kita bisa tersedak saat makan sambil berbicara!

Pengertian epiglotis

Udara yang dihirup dan makanan yang ditelan manusia, masuk ke dalam faring. Dalam faring, makanan di udara dipisahkan menjadi dua jalur.

Udara akan masuk ke saluran udara atau trakea, sedangkan makanan akan masuk ke saluran makanan atau esophagus.

Saluran udara dan saluran makanan terlihat saling bersilangan dan dipisahkan oleh struktur bernama epiglotis.

Struktur epiglotis, esofagus, dan laringmed.libretexts.org Struktur epiglotis, esofagus, dan laring

Baca juga: Struktur Laring Manusia Beserta Fungsinya

Dilansir dari Healthline, epiglotis adalah lipatan tulang rawa berbentuk daun yang terletak di belakang lidah dan di bagian atas laring atau kotak suara.

Epiglotis berfungsi sebagai katup yang dapat membuka dan menutup tenggorokan.

Epiglotis menutup saat makan

Otak dapat membedakan makanan, air, dan udara yang masuk ke dalam laring dan memberikan perintah yang berbeda.

Ketika makanan masuk ke dalam laring, otak memerintahkan penyempitan otot laring. Hal tersebut membuat epiglotis terlipat ke belakang dan menutupi pintu masuk menuju trakea (saluran udara) akibatnya, semua makanan akan masuk ke esophagus.

Baca juga: Fungsi Trakea bagi Manusia

Dilansir dari Medicine LibreTexts, penutupan tersebut menyebabkan pernapasan berhenti untuk waktu yang sangat singkat.

Namun, setelah makanan ditelan epiglotis akan kembali terbuka dan pernapasan kembali dimulai.

Epiglotis terbuka saat bernapas

Dilansir dari Medline Plus, epiglotis tegak dan terbuka saat istrahat, memungkinkan udara masuk ke laring dan paru-paru.

Ketika seseorang berbicara, epiglotis berada dalam keadaan terbuka, karena faring membutuhkan udara untuk memproduksi suara.

Tersedak ketika makan sambil berbicara

Saat berbicara, epiglotis akan membuka pintu masuk ke dalam trakea untuk menyuplai udara. Sedangkan, ketika menelan makanan epiglotis harus tertutup agar makanan tidak masuk ke trakea.

Baca juga: Contoh Gerak Refleks dalam Kehidupan Sehari-hari

Berbicara sambil makan, akan membuat makanan secara tidak sengaja masuk ke dalam trakea karena epiglotis sedang terbuka.

Sedikit makanan yang masuk ke trakea dapat memicu reaksi batuk, untuk mencegah masuknya makanan lebih dalam ke salurah udara dan paru-paru.

Masuknya makanan ke trakea juga mengakibatkan saluran napas tersumbat. Akibatnya udara tidak bisa masuk, sedangkan makanan dipaksa keluar secara refleks olah tubuh. Kondisi inilah yang membuat seseorang tersedak jika makan sambil berbicara.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com