Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Model Komunikasi Newcomb: Asumsi dan Contohnya

Kompas.com - 25/04/2024, 10:00 WIB
Vanya Karunia Mulia Putri

Penulis

KOMPAS.com - Model komunikasi Newcomb adalah model komunikasi yang dicetuskan oleh Theodore Newcomb, pada 1953.

Lewat model ini, Newcomb ini menyuguhkan sudut pandang baru soal komunikasi interpersonal atau antarpribadi.

Simak penjelasan lebih lanjut soal model komunikasi Newcomb dalam artikel di bawah ini!

Asumsi model komunikasi Newcomb

Dikutip dari buku Pengantar Ilmu Komunikasi (2022) karya Tita Melia Milyane dkk, model komunikasi Newcomb memandang bahwa komunikasi bisa berperan dalam pembangunan.

Newcomb menjabarkan, jika model komunikasinya ini juga bisa berperan dalam pemeliharaan hubungan sosial dalam sebuah sistem.

Baca juga: Model Komunikasi Dance: Pengertian dan Contohnya

Berbeda dengan model komunikasi pada umumnya, Newcomb tidak memasukkan unsur pesan, karena baginya, pesan adalah entitas terpisah.

Yang perlu diingat dari model komunikasi ini, yaitu Newcomb ini memfokuskan kajiannya pada tujuan sosial komunikasi, di tengah hubungan antarmanusia.

Adapun model komunikasi yang dikembangkan Newcomb ini, juga sering disebut sebagai model komunikasi ABX.

Buku Pengantar Ilmu Komunikasi (2022) Model Komunikasi Newcomb

Keterangan:

A: sender atau pengirim
B: receiver atau penerima
X: kebijakan, orang ketiga, topik, atau tema pembahasan. 

Baca juga: Apa itu Model Komunikasi Satu Tahap?

Menurut Newcomb, A, B, dan X memiliki hubungan yang dinamis, di mana A dan B bisa dipandang sebagai individu, sementara X adalah lingkungan sosial.

Dilansir dari buku Paradigma dan Model Penelitian Komunikasi (2022) oleh Ardial, berikut dua asumsi model komunikasi Newcomb:

  • Jika tekanan menuju orientasi bersama A terhadap B dan X menguat, berarti hubungannya simetris. Namun, apabila tarikan antara A dan B berkurang, kekuatan tekanan simetrisnya menjadi akibat dari satu atau lebih perlakuan komunikasi
  • Makin berkurangnya tarikan di antara A dan B, mengindikasikan terbatasnya kekuatan tekanan terhadap simetris orientasi bersama X, yang membutuhkan syarat tertentu.

Berdasarkan asumsi tersebut, bisa dilihat bahwa model komunikasi Newcomb, salah satunya, dicirikan oleh keseimbangan tekanan serta perubahan sistem.

Kedua hal itulah yang akan mendatangkan ketegangan terhadap keseimbangan atau simetris. 

Baca juga: Model Komunikasi Berlo: Konsep dan Karakteristiknya

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com