Kompas.com - 17/01/2022, 13:00 WIB
Ilustrasi persepsi dalam komunikasi Kompas.com/VANYA KARUNIA MULIA PUTRIIlustrasi persepsi dalam komunikasi

KOMPAS.comPersepsi sangat penting dalam komunikasi. Persepsi membantu manusia memahami lingkungannya serta mempermudah jalannya proses komunikasi.

Proses persepsi sangatlah kompleks dan luas, karena prosesnya turut melibatkan interaksi yang kompleks dari seleksi dan interpretasi. Walaupun pada dasarnya, sebagian besar persepsi tergantung pada obyek pancaindra.

Apa yang dimaksud persepsi dalam komunikasi?

Melansir Buku Ajar Komunikasi Interpersonal (2020) karya Ascharisa Mettasatya Afrilia dan Anisa Setya Arifina, berikut pengertian persepsi menurut Joseph A. Devito:

“Persepsi merupakan suatu proses di mana seseorang sadar terhadap suatu benda, peristiwa, atau melihat, mencium, merasakan, bahkan mendengar orang-orang di sekitarnya.”

Devito juga menjelaskan bahwa persepsi merupakan proses yang aktif. Persepsi seseorang sangat bergantung pada pengalaman, minat, kebutuhan, keinginan, rasa cinta, dan kebencian terhadap suatu hal.

Pada hakikatnya, persepsi adalah proses kognitif yang dialami tiap orang dalam proses pemahaman informasi mengenai lingkungannya, baik lewat penglihatan, pendengaran, penghayatan, perasaan, serta penciuman.

Baca juga: Psikologi Komunikasi: Pengertian dan Penggunaannya

Dikutip dari buku Perilaku Organisasi (2021) karya A. R. Dilapanga dan Jeane Mantiri, persepsi juga meliputi proses pengorganisasian dan penafsiran kesan indra (sensasi) tiap manusia, agar bisa memberi makna pada lingkungannya.

Persepsi dan komunikasi

Dalam komunikasi, persepsi bisa diartikan sebagai tahapan tiap individu atau kelompok dalam mengenali serta memahami lingkungannya lewat bantuan pancaindra.

Persepsi merupakan inti dari komunikasi. Jika seseorang memiliki persepsi yang tidak akurat, sangat mungkin proses komunikasinya akan berjalan tidak efektif.

Salah satu faktor penentu keberhasilan komunikasi adalah kesamaan persepsi. Karena persepsi yang menentukan diri individu untuk memiliki atau mengabaikan pesan.

Jika kesamaan persepsi antarindividu atau antarkelompok tinggi, kemungkinan besar proses komunikasinya akan berjalan lancar dan efektif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.