Kompas.com - 24/11/2021, 16:00 WIB
Kapitan Pattimura tribunnewswiki.comKapitan Pattimura

KOMPAS.comPattimura merupakan salah satu pahlawan Indonesia dari Maluku. Pattimura sangat berjasa bagi Maluku dan bangsa Indonesia, karena berani memimpin dan berjuang melawan Belanda.

Kapitan Pattimura lahir pada 8 Juni 1783 di Saparua, Maluku. Ia meninggal pada 16 Desember 1817, karena dijatuhi hukuman gantung oleh pihak Belanda.

Dikutip dari jurnal Game Sejarah Perjuangan Kapitan Patimura Berbasis Android (2015), Pattimura dikenal teguh dan gagah berani dalam melakukan perlawanan terhadap Belanda, bahkan ia juga menolak ajakan kerja sama atau berdamai.

Salah satu alasan mengapa Pattimura bangkit melawan Belanda, karena para penjajah menguasai perdagangan rempah-rempah di seluruh Kepulauan Maluku.

Akibatnya rakyat diharuskan menjual rempah-rempah dengan harga murah, dan menyerahkan sejumlah bahan pangan kepada Belanda.

Menurut Mirnawati dalam buku Kumpulan Pahlawan Indonesia Terlengkap (2012), selama perjuangannya melawan Belanda, Kapitan Pattimura berhasil merebut Benteng Duurstede dari tangan Belanda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Perang Pattimura Melawan Belanda

Apa dampak dari perjuangan yang dilakukan Pattimura?

Dampak dari perjuangan yang dilakukan Pattimura adalah Benteng Duurstede berhasil direbut oleh Kapitan Pattimura bersama warga Maluku yang bangkit melawan Belanda.

Perjuangan yang dilakukan Pattimura juga berdampak positif bagi persatuan masyarakat saat itu. Karena Kerajaan Ternate dan Tidore, raja di Bali, Sulawesi dan Bali, bersatu untuk berjuang serta melawan penjajahan Belanda.

Selain itu, Pattimura juga berjuang dan melawan Belanda supaya kekayaan alam Indonesia, yakni rempah-rempah, tidak dikuasai atau jatuh ke tangan Belanda.

Bila disimpulkan, ada tiga dampak dari perjuangan yang dilakukan Pattimura, yakni:

  1. Benteng Duurstede berhasil direbut oleh Kapitan Pattimura bersama warga Maluku. Walaupun Belanda berhasil merebut kembali.
  2. Kerajaan Ternate dan Tidore, raja di Bali, Sulawesi dan Bali, bersatu dan berjuang melawan Belanda.
  3. Pattimura berjuang agar rempah-rempah Indonesia tidak dikuasai Belanda.

Baca juga: Biografi Kapitan Pattimura, Pahlawan dari Maluku

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.