Kompas.com - 16/02/2021, 14:27 WIB
Kapitan Pattimura tribunnewswiki.comKapitan Pattimura

KOMPAS.com - Kedudukan Belanda di Maluku membawa banyak masalah dan kesengsaraan bagi rakyat Maluku.

Tindakan monopoli perdagangan rempah-rempah yangdilakukan Belanda melalui pelayaran Hongi di Maluku.

Kesengasaraan rakyat Maluku timbul ketika ada kebijakan penyerahan wajin berupa ikan asin, kopi dan hasil laut lainnya kepada Belanda.

Sikap tersebut membakar amarah Thomas Matulessy atau sering disebut Kapitan Pattimura untuk melawan Belanda.

Dalam buku Mengenal Pahlawan Indonesia (2010) oleh Arya Ajisaka, Pattimura yang memiliki nama asli Thomas Matulessy adalah anak dari pasangan Frans Matulessy dan ibunya Fransina Silahoi.

Baca juga: Biografi Mohammad Hatta, Wakil Presiden Indonesia Pertama

Pattimura lahir pada 8 Juni 1783 di Saparua, Maluku, lahir sebagai anak keturunan bangsawan dari Raja Sahulau. Sebuah kerajaan yang berada di Teluk Seram Selatan.

Pattimura memiliki seorang adik laki-laki bernama Yohanis. Pada 1810, kepulauan Maluku diambil alih Belanda oleh Inggris. Pattimura kemudian menerima pelatihan militer dari pasukan Inggris dan mencapai pangkat mayor.

Perjuangan melawan Belanda

Setelah penandatanganan Perjanjian Inggris-Belanda pada 13 Aguistus 1814, kepulauan Maluku kembali di bawah kekuasaan Belanda.

Seluruh rakyat Saparua melakukan perlawanan kepada Belanda untuk mempertahankan daerahnya. Perlawanan tersebut terjadi pada 14 Mei 1817.

Kebanyakan rakyat Maluku memilih Thomas Matulessy sebagai Kapitan Pattimura untuk memimpin pemberontakan tersebut. Sejak saat itu Thomas Matulessy dikenal sebagai Kapitan Pattimura.

Baca juga: Biografi W.R Supratman, Pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Senjata Tradisional Kalimantan Selatan

4 Senjata Tradisional Kalimantan Selatan

Skola
Keunikan Senjata Tradisional Khas Lampung

Keunikan Senjata Tradisional Khas Lampung

Skola
Mengenal Senjata Tradisional Bangka Belitung

Mengenal Senjata Tradisional Bangka Belitung

Skola
Apa Senjata Khas Riau?

Apa Senjata Khas Riau?

Skola
Senjata Tradisional Sumatera Barat

Senjata Tradisional Sumatera Barat

Skola
3 Senjata Tradisional Sumatera Selatan

3 Senjata Tradisional Sumatera Selatan

Skola
Senjata Tradisional Bengkulu

Senjata Tradisional Bengkulu

Skola
Badik Tumbuk Lado, Senjata Tradisional Kepulauan Riau

Badik Tumbuk Lado, Senjata Tradisional Kepulauan Riau

Skola
Keunikan Kujang, Senjata Tradisional Jawa Barat

Keunikan Kujang, Senjata Tradisional Jawa Barat

Skola
Beragam Senjata Tradisional Khas Jakarta

Beragam Senjata Tradisional Khas Jakarta

Skola
Mengenal Senjata Tradisional Banten

Mengenal Senjata Tradisional Banten

Skola
Senjata Tradisional Khas Jawa Timur

Senjata Tradisional Khas Jawa Timur

Skola
Senjata Tradisional Jawa Tengah dan Yogyakarta

Senjata Tradisional Jawa Tengah dan Yogyakarta

Skola
Keunikan Keris Tumbuk Lada, Senjata Khas Jambi

Keunikan Keris Tumbuk Lada, Senjata Khas Jambi

Skola
3 Senjata Tradisional Aceh

3 Senjata Tradisional Aceh

Skola
komentar
Close Ads X