Kompas.com - 23/09/2021, 13:00 WIB
Warga berbelanja kebutuhan lebaran di Pasar Klender, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2020). Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, pasar tradisional ramai dikunjungi warga meskipun dalam masa pandemi COVID-19, tanpa memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga berbelanja kebutuhan lebaran di Pasar Klender, Jakarta Timur, Jumat (22/5/2020). Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, pasar tradisional ramai dikunjungi warga meskipun dalam masa pandemi COVID-19, tanpa memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.
Daftar Isi
Buka

    KOMPAS.com – Pasar merupakan salah satu tempat yang penting bagi kehidupan manusia. Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan kegiatan ekonomi berupa jual beli. Lalu bagaimana gambaran lingkungan pasar?

    • Banyak pedagang

    Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Pasar Desa, pasar tradisional adalah pasar yang dibangun dan dikelola oleh pemerintah, swasta, koperasi atau swadaya masyarakat setempat.

    Dengan tempat usaha berupa toko, kios, dan tenda, atau nama lain sejenisnya, yang dimiliki/dikelola oleh pedagang kecil menengah, dengan skala usaha kecil dan model kecil, dengan proses jual beli melalui tawar menawar.

    Sehingga pasar tradisional diisi oleh banyak pedagang seperti pedagang sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan. umbi-umbian, daging, ikan, makanan, makanan ringan, pakaian, produk tekstil, bahan kue, perkakas rumah tangga, hingga berbagai jenis hewan.

    Baca juga: Pasar: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri dan Jenisnya

    • Sarana pendukung

    Gambaran lain lingkungan di pasar adalah adanya sarana pendukung untuk menopang kehidupan orang-orang dalam pasar.

    Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
    Daftarkan email

    Sarana pendukung pasar tercantum dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2012 tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional Pasal 9 yaitu:

    1. Kantor pengelola
    2. Areal parkir
    3. Tempat pembuangan sampah sementara/ sarana pengelolaan sampah
    4. Air bersih
    5. Sanitasi/drainase
    6. Tempat ibadah
    7. Toilet umum
    8. Pos keamanan
    9. Tempat pengelolaan limbah/ Instalasi Pengelolaan Air Limbah
    10. Hidran dan fasilitas pemadam kebakaran
    11. Pentaraan
    12. Sarana komunikasi
    13. Area bongkar muat dagangan

    Baca juga: Perbedaan Pasar Persaingan Sempurna dan Pasar Tidak Sempurna

    • Tumpukan sampah yang menyebabkan bau

    Apa yang terjadi di lingkungan pasar? Yang kerap kali terjadi di lingkungan adalah sampah yang berserakan sehingga menyebabkan bau tidak sedap.

    Sampah organik yang berserakan dan menumpuk di pasar mengalami pembusukan dan melepaskan gas berupa metana, amonia, hidrogen sulfida, dan juga karbon dioksida.

    Dilansir dari New York State Departement of Health, gas amonia dan hidrogen sulfida bertanggung jawab besar atas sebagaian besar bau sampah.

    Amonia yang dilepaskan sampah di pasar memiliki bau yang kuat dan tercium seperti urin. Adapun hidrogen sulfida memiliki bau yang mirip dengan telor busuk.

    Pembusukan sampah organik tersebut juga menghasilkan cairan lengket. Sehingga memberikan gambaran pasar yang bauk, becek, dan juga licin.

    Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.