Kompas.com - 05/02/2021, 15:04 WIB
Bendera Filipina. THINKSTOCK PHOTOSBendera Filipina.

KOMPAS.com - Filipina dikenal sebagai negara revolusi hijau. Ini karena keberhasilannya dalam produksi pangan, khususnya beras.

Selama bertahun-tahun, Filipina berhasil melakukan revolusi hijau. Keberhasilan ini juga membuat Filipina dapat mengekspor bahan pangan, khususnya beras, ke berbagai negara.

Profil Negara Filipina

Dilansir dari situs Eye on Asia (Eyeonasia.gov.sg), berikut adalah profil singkat negara Filipina:

  1. Nama resmi: Republic of the Philippines
  2. Ibu kota: Manila
  3. Luas wilayah: 343.448 kilometer persegi
  4. Bahasa nasional: Bahasa Filipino atau Tagalog
  5. Mata uang: Peso
  6. Hari kemerdekaan: 12 Juni
  7. Kepala Negara: Presiden
  8. Kepala Pemerintahan: Presiden

Baca juga: Malaysia, Negara Melayu dengan Beragam Etnis

Sejarah Filipina 

Dikutip dari situs Nations Online, Ferdinand Magellan adalah orang Eropa pertama yang menginjakkan kaki di Filipina. Saat itu, tujuan utama orang Spanyol datang ke Filipina adalah untuk menyebarkan agama Kristen dan perdagangan rempah-rempah.

Saat Filipina dijajah oleh Spanyol, sekitar tahun 1756 hingga 1763 terjadi perang tujuh tahun. Perang ini dilakukan oleh British East India Company untuk merebut Manila. Walau pada akhirnya Filipina kembali jatuh ke tangan Spanyol.

Pemberontakan warga Filipina tidak terlepas dari peran Katipunan. Sekitar tahun 1896, Katipunan melawan serta memberontak Spanyol.

Setelah lepas dari jajahan Spanyol, Filipina jatuh ke tangan Amerika Serikat. Ada dua tahap penjajahan Amerika Serikat atas Filipina.

Pertama, penjajahan ini ditujukan untuk mempersiapkan Filipina menjadi negara merdeka. Kedua ditandai dengan berdirinya Persemakmuran Filipina.

Negara Filipina mendapat kemerdekaannya pada 12 Juni 1898 dari Spanyol. Sedangkan untuk kemerdekaan dari Amerika Serikat didapatkannya pada 4 Juli 1946.

Bentuk pemerintahan Filipina adalah republik. Ideologi yang dianut oleh Filipina adalah ideologi demokrasi yang mana rakyat memiliki kesempatan untuk memilih dan menentukan presidennya tiap lima tahun sekali.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X