Kompas.com - 14/12/2020, 09:00 WIB
Warga kota Praha membawa bendera Cekoslovakia berjalan melintasi sebuah tank Uni Soviet yang terbakar dalam invasi Pakta Warsawa ke negeri itu pada 20-21 Agustus 1968. The Central Intelligence Agency/WikipediaWarga kota Praha membawa bendera Cekoslovakia berjalan melintasi sebuah tank Uni Soviet yang terbakar dalam invasi Pakta Warsawa ke negeri itu pada 20-21 Agustus 1968.

KOMPAS.com - Pasca berakhirnya Perang Dunia II, terdapat dua kekuatan besar yang saling bersebrangan ideologi yaitu Uni Soviet dan Amerika Serikat.

Kedua negara ini saling berebut pengaruh kekuasaan di negara-negara dunia dengan cara membentuk aliansi-aliansi pertahanan.

Pakta Warsawa merupakan aliansi pertahanan negara-negara komunis-sosialis di kawasan Eropa Timur. Pakta Warsawa terbentuk pada tanggal 14 Mei 1955 dalam pertemuan negara-negara Blok Timur di Warsawa, Polandia.

Latar belakang

Dalam buku Sejarah Eropa: Dari Eropa Kuno hingga Eropa Modern (2012) karya Wahjudi Djaja, pembentukan Pakta Warsawa tidak dapat terlepas dari keputusan Amerika Serikat dan sekutunya untuk mendirikan aliansi pertahanan NATO.

Baca juga: Perjanjian Damai Pasca Perang Dunia 1

Pembentukan Pakta Warsawa dilatar belakangi oleh kekhawatiran Uni Soviet dan negara-negara Blok Timur atas keberadaan NATO yang sewaktu-waktu dapat menjadi ancaman bagi negara-negara Blok Timur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Uni Soviet menganggap bahwa Amerika Serikat dan Blok Barat berusaha untuk mengembalikan kekuatan militer (remiliterisasi) Jerman Barat dengan memasukannya ke aliansi NATO.

Pembentukan Pakta Warsawa

Gagasan pembentukan Pakta Warsawa pada awalnya diusulkan oleh Perdana Menteri Uni Soviet bernama Nikita Khruschev.

Realisasi pembentukan Pakta Warsawa dilaksanakan melalui pertemuan antara negara Blok Timur di Warsawa pada 14 Mei 1955.

Baca juga: Perjanjian Damai Perang Dunia II

Pertemuan tersebut menghasilkan Pact of Mutual Assistance and Unified Command (PMAUC) atau yang sering disebut dengan Pakta Warsawa. Negara-negara yang tergabung dalam Pakta Warsawa adalah :

  • Uni Soviet
  • Albania
  • Bulgaria
  • Cekoslovakia
  • Jerman Timur
  • Hongaria
  • Polandia
  •  Rumania

Tujuan Pakta Warsawa

Beberapa tujuan pembentukan Pakta Warsawa, sebagai berikut:

  1. Mengimbangi kekuatan aliansi pertahanan NATO.
  2. Meningkatkan kerja sama pertahanan dan militer negara-negara Blok Timur.
  3. Saling membantu jika salah satu negara anggota Pakta Warsawa mengalami masalah pertahanan maupun keamanan.

Baca juga: Perjanjian Roem-Royen: Latar Belakang, Isi, dan Dampaknya

Pembubaran

Dalam buku Perang Dingin (2018) karya Argda Wahyu, pembubaran Pakta Warsawa bekaitan dengan krisis yang dialami oleh Uni Soviet dan negara-negara komunis pada tahun 1990-an.

Krisis tersebut disebabkan oleh kemunculan gelombang revolusi demokratik di kawasan Eropa Timur serta adanya perpecahan antara negara-negara komunis.

Krisis yang dialami oleh Uni Soviet dan negara komunis menyebabkan perpecahan internal Pakta Warsawa. Akhirnya, Pakta Warsawa secara resmi dibubarkan pada tanggal 31 Maret 1991 dalam pertemuan antarnegara anggota Pakta Warsawa di kota Praha, Ceko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.