Peradaban Persia Kuno: Sistem Pemerintahan dan Keruntuhannya

Kompas.com - 24/11/2020, 17:42 WIB
Persia: Relief dua sosok ini dapat dilihat di ibu kota Achaemenid kuno, Persepolis, di tempat yang sekarang disebut Shiraz, Iran. Pada 1979, UNESCO menyatakan reruntuhan Persepolis sebagai Situs Warisan Dunia. nationalgeographic.org/Photograph by Paul BirisPersia: Relief dua sosok ini dapat dilihat di ibu kota Achaemenid kuno, Persepolis, di tempat yang sekarang disebut Shiraz, Iran. Pada 1979, UNESCO menyatakan reruntuhan Persepolis sebagai Situs Warisan Dunia.

KOMPAS.com - Peradaban Persia Kuno mulai berdiri pada tahun 549 Sebelum Masehi. Peradaban Persia berdiri setelah raja Cyrus menaklukan bangsa Assyria dan menghancurkan kota Niniveh.

Pada awalnya, peradaban Persia hanya berpusat di dataran tinggi Iran (kawasan Mesopotamia Utara).

Pada masa pemerintahan raja Cyrus, bangsa Persia menaklukan banyak wilayah-wilayah di Mesopotamia, termasuk kota besar Babilonia. Selama berkuasa di Babilonia, raja Cyrus menjalin hubungan baik dengan bangsa Yahudi.

Dalam buku Sejarah Peradaban Kuno (2016) karya Charles Seignobos, kekuasaan Persia semakin meluas pada masa pemerintahan Darius Agung (521-485 Masehi).

Darius Agung mampu memperluas wilayah Persia hingga ke India, Mesir, Yunani, dan Asia Kecil (Turki). Penaklukan wilayah yang dilakukan oleh Darius Agung dan raja Persia pada nantinya menyebabkan banyak pertempuran besar yang melibatkan Persia dan negara bawahannya.

Baca juga: Sejarah Perang Tabuk (630)

Sistem pemerintahan

Peradaban Persia Kuno menerapkan sistem kerajaan dengan pimpinan tertinggi berada di tangan seorang raja. Untuk memudahkan pemerintahan, raja membagi wilayah Persia menjadi beberapa provinsi. Setiap provinsi dipimpin oleh seorang satraps atau gubernur yang diangkat langsung oleh Raja Persia.

Satraps bertugas sebagai kepala administrasi dan pemimpin pasukan apabila sedang terjadi peperangan. Satraps bertanggung jawab langsung kepada raja Persia. Untuk menjaga loyalitas satraps, raja mengirimkan beberapa orang kepercayaan untuk mengawasinya.

Corak pemerintahan dari peradaban Persia Kuno adalah militeristik. Program utama dari pemerintah Persia adalah penguatan pasukan dan teknologi militer yang bertujuan untuk ekspansi wilayah dan menjaga kedaulatan wilayah besar Persia.

Sosial ekonomi

Secara umum, kehidupan sosial masyarakat Persia Kuno didasarkan pada cara-cara feodal yang berkaitan dengan fungsi ekonomi. Masyarakat kuno Persia terbagi menjadi empat kelas utama yaitu ksatria, aristokrat, pendeta, petani dan pedagang.

Baca juga: Sejarah Penaklukan Konstantinopel (1453)

Corak ekonomi dari masyarakat Persia Kuno bertumpu pada kegiatan agraris dan perdagangan. Kegiatan agraris dan perdagangan bertujuan untuk memperkuat basis militer Persia untuk melakukan penaklukan-penaklukan wilayah.

Sistem kepercayaan

Peradaban Persia kuno menganut sistem politeistik (banyak dewa) dengan ajaran Zarathustra atau Zoroaster. Kitab suci mereka disebut dengan Awesta, yang berisi tentang nyanyian-nyanyian suci. Dewa tertinggi dalam kepercayaan bangsa Persia bernama Ahura Mazda yang merupakan dewa langit dan penciptaan.

Keruntuhan

Dalam buku Peradaban Mesopotamia (2020) karya Dewi Nurhayati, peradaban Persia kuno runtuh pada sekitar tahun 330 Sebelum Masehi oleh kekuatan Alexander Agung dari Macedonia.

Alexander Agung selanjutnya menjadikan kawasan Persia sebagai salah satu pusat pemerintahan Macedonia di kawasan Asia Barat.

Baca juga: Perang Mutah (629): Latar Belakang dan Serangan Pertama


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Musik Jazz

Sejarah Musik Jazz

Skola
Sejarah Musik Pop

Sejarah Musik Pop

Skola
Sejarah Musik Klasik

Sejarah Musik Klasik

Skola
Sejarah Musik Gambang Kromong

Sejarah Musik Gambang Kromong

Skola
Teori Relativitas

Teori Relativitas

Skola
Rima Puisi dan Irama

Rima Puisi dan Irama

Skola
Karya Seni Montase dan Tekniknya

Karya Seni Montase dan Tekniknya

Skola
Manfaat Sumber Daya Alam Tambang

Manfaat Sumber Daya Alam Tambang

Skola
Teori Nebula

Teori Nebula

Skola
Fungsi dan Kegunaan Tempat Ibadah

Fungsi dan Kegunaan Tempat Ibadah

Skola
Partikel-Partikel Penyusun Atom: Proton, Elektron, Neutron

Partikel-Partikel Penyusun Atom: Proton, Elektron, Neutron

Skola
Proses Terbentuknya Batu Bara

Proses Terbentuknya Batu Bara

Skola
Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Datar

Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Datar

Skola
Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Ruang

Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Ruang

Skola
Tekanan Hidrostatis

Tekanan Hidrostatis

Skola
komentar
Close Ads X