Sunan Ampel, Berdakwah dengan Ajaran Moh Limo

Kompas.com - 26/09/2020, 10:00 WIB
Umat islam saat berziarah di Makam Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/5/2018). Pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1439 Hijriah jatuh pada Kamis (17/5/2018). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGUmat islam saat berziarah di Makam Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/5/2018). Pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1439 Hijriah jatuh pada Kamis (17/5/2018).
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Sunan Ampel merupakan salah satu diantara walisongo yang menyebarkan agama di Islam di Nusantara tepatnya di tanah Jawa.

Sunan Ampel yang memiliki nama asli Raden Mohammad Ali Rahmatullah (Raden Rahmat) menyebarkan agama Islam di wilayah Surabaya, Jawa Timur.

Sunan Ampel merupakan anak dari Maulana Malik Ibrahim atau Malik Maghribi atau yang dikenal Sunan Gresik.

Sunan Ampel dikenal dengan metode dakwahnya Moh Limo. Ia juga salah satu sebagai pencetus Kerajaan Islam pertama di tanah Jawa dan membantu membangun Masjis Agung Demak.

Baca juga: Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Tanah Jawa 

Keturunan bangsawan

Ia lahir di Champa, Kamboja sekitar 1401. Sunan Ampel juga keponakan dari Raja Majapahit yang dipimpin oleh Raja Brawijaya.

Dalam buku Sunan Ampel (Raden Rahmad) karya Yoyok Rahayu Basuki, adapun kakak sulung ibunya adalah Dewi Sasmitraputri yang merupakan permaisuri Prabu Kertawijaya atau Brawijaya.

Pada 1443, bersama saudara tuanya bernama Ali Musada (Ali Murtadho) dan sepupunya Raden Burereh datang ke Jawa dan menetap di Tuban.

Setelah menetap di Tuban, ia berangkat menuju Kerajaan Majapahit untuk menemui bibinya Dewi Sasmitraputri. 

Sunan Ampel berdakwah menyebarkan agama Islam di wilayah Kerajaan Majapahit yang sedang dalam masa-masa suram.

Baca juga: Sunan Gresik, Wali Pertama Penyebar Islam di Tanah Jawa

Karena para adipati dan pembesar kerajaan melupakan tugasnya sebagai seorang pemimpin. Mereka lebih suka hidup bermewah-mewah dan berpesta.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebutan Pramuka di Berbagai Negara

Sebutan Pramuka di Berbagai Negara

Skola
Efek pada Program CorelDRAW

Efek pada Program CorelDRAW

Skola
Sangiran, Tempat Penemuan Banyak Fosil Manusia Purba Indonesia

Sangiran, Tempat Penemuan Banyak Fosil Manusia Purba Indonesia

Skola
Pengertian Fragmen dan Teknik Dasar Akting Teater

Pengertian Fragmen dan Teknik Dasar Akting Teater

Skola
Diskriminasi: Pengertian dan Penyebabnya

Diskriminasi: Pengertian dan Penyebabnya

Skola
Gerak Lokomotor, Non Lokomotor, dan Manipulatif pada Sepak Bola

Gerak Lokomotor, Non Lokomotor, dan Manipulatif pada Sepak Bola

Skola
Penerapan Induksi Magnetik pada Trafo

Penerapan Induksi Magnetik pada Trafo

Skola
Rangkaian Resistor pada Arus AC

Rangkaian Resistor pada Arus AC

Skola
Pluralisme: Definisi dan Dampaknya

Pluralisme: Definisi dan Dampaknya

Skola
Sejarah Terciptanya Permainan Sepak Bola

Sejarah Terciptanya Permainan Sepak Bola

Skola
Pengertian Ekspor dan Impor

Pengertian Ekspor dan Impor

Skola
Hutan Tropis sebagai Paru-Paru Dunia

Hutan Tropis sebagai Paru-Paru Dunia

Skola
Rangkaian Seri RLC pada Arus Bolak-balik

Rangkaian Seri RLC pada Arus Bolak-balik

Skola
Dominasi: Dampak Interaksi Antar-kelompok Sosial

Dominasi: Dampak Interaksi Antar-kelompok Sosial

Skola
Perlawanan Bali Terhadap Belanda

Perlawanan Bali Terhadap Belanda

Skola
komentar
Close Ads X