Unsur Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan

Kompas.com - 25/09/2020, 17:35 WIB
Ilustrasi unsur kebahasaan surat lamaran pekerjaan. KOMPAS.COM/ARUM SUTRISNI PUTRIIlustrasi unsur kebahasaan surat lamaran pekerjaan.

KOMPAS.com - Unsur kebahasaan surat lamaran pekerjaan adalah ketentuan yang harus diperhatikan dalam surat lamaran pekerjaan terkait dengan penggunaan bahasa.

Unsur kebahasaan surat lamaran kerja

Mengutip Pedoman Lengkap Menulis Surat (2006) karya Adlan Ali dan Tanzili, surat lamaran kerja adalah surat permohonan yang dibuat oleh pencari kerja (pelamar pekerjaan).

Surat lamaran pekerjaan dibuat untuk dikirimkan kepada badan usaha atau instansi guna mendapat pekerjaan atau jabatan sesuai dengan lowongan yang ditawarkan.

Mengutip Kemdikbud RI, unsur kebahasaan surat lamaran pekerjaan adalah:

  1. Menggunakan bentuk surat standar;
  2. Menggunakan bahasa baik dan benar;
  3. Menggunakan kata-kata sopan;
  4. Menggunakan kata pengantar jelas, singkat, padat, informatif, dan tepat sasaran;
  5. Tulisan bersih, mudah dibaca, sesuai kaidah ejaan;
  6. Melengkapi bagian surat dengan norma bahasa surat.

Baca juga: Pengertian Surat Lamaran Pekerjaan

Berikut ini penjelasan singkatnya:

  • Menggunakan bentuk surat yang standar.

Bentuk surat standar adalah bentuk surat yang biasa digunakan dalam surat formal atau surat resmi.

Mengutip Panduan Lengkap Memasuki Dunia Kerja (2013) karya Djoko Purwanto, bentuk surat lamaran kerja sama seperti bentuk surat bisnis lainnya.

Dalam surat lamaran pekerjaan dinyatakan secara jelas bahwa seseorang sedang melamar suatu pekerjaan atau posisi pada instansi atau perusahaan tertentu.

  • Menggunakan bahasa yang baik dan benar.

Surat lamaran pekerjaan harus menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai dengan ejaan. Dalam menulis surat lamaran pekerjaan, harus menggunakan bahasa dan kata-kata yang tidak bertele-tele.

Baca juga: Perbedaan Surat Pribadi dan Surat Dinas

  • Menggunakan kata-kata sopan.

Kata-kata yang dipakai dalam surat lamaran kerja harus sopan, sederhana, dan ringkas.

Halaman:

Sumber Kemdikbud
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebutan Pramuka di Berbagai Negara

Sebutan Pramuka di Berbagai Negara

Skola
Efek pada Program CorelDRAW

Efek pada Program CorelDRAW

Skola
Sangiran, Tempat Penemuan Banyak Fosil Manusia Purba Indonesia

Sangiran, Tempat Penemuan Banyak Fosil Manusia Purba Indonesia

Skola
Pengertian Fragmen dan Teknik Dasar Akting Teater

Pengertian Fragmen dan Teknik Dasar Akting Teater

Skola
Diskriminasi: Pengertian dan Penyebabnya

Diskriminasi: Pengertian dan Penyebabnya

Skola
Gerak Lokomotor, Non Lokomotor, dan Manipulatif pada Sepak Bola

Gerak Lokomotor, Non Lokomotor, dan Manipulatif pada Sepak Bola

Skola
Penerapan Induksi Magnetik pada Trafo

Penerapan Induksi Magnetik pada Trafo

Skola
Rangkaian Resistor pada Arus AC

Rangkaian Resistor pada Arus AC

Skola
Pluralisme: Definisi dan Dampaknya

Pluralisme: Definisi dan Dampaknya

Skola
Sejarah Terciptanya Permainan Sepak Bola

Sejarah Terciptanya Permainan Sepak Bola

Skola
Pengertian Ekspor dan Impor

Pengertian Ekspor dan Impor

Skola
Hutan Tropis sebagai Paru-Paru Dunia

Hutan Tropis sebagai Paru-Paru Dunia

Skola
Rangkaian Seri RLC pada Arus Bolak-balik

Rangkaian Seri RLC pada Arus Bolak-balik

Skola
Dominasi: Dampak Interaksi Antar-kelompok Sosial

Dominasi: Dampak Interaksi Antar-kelompok Sosial

Skola
Perlawanan Bali Terhadap Belanda

Perlawanan Bali Terhadap Belanda

Skola
komentar
Close Ads X