Kenapa "K" Jadi Singkatan untuk Ribu?

Kompas.com - 19/09/2020, 10:00 WIB
Daftar menu Kokali, menunjukkan harga minuman yang ditulis dengan singkatan K KOMPAS.COM/ALBERT SUPARGODaftar menu Kokali, menunjukkan harga minuman yang ditulis dengan singkatan K

KOMPAS.com - Ketika makan di restoran atau berbelanja, kadang kita menemukan harga yang ditulis dengan satuan "K".

Misalnya, baju seharga 100K berarti Rp 100.000. Atau segelas kopi dengan harga 10K berarti Rp 10.000. Tahukah kamu dari mana asal satuan "K"?

Dilansir dari Merriam-Webster, satuan "K" memiliki kepanjangan kilo. Kilo adalah unit pengukuran dalam Sistem Satuan Internasional atau SI (Système international d'unités).

Ada kilometer sebagai satuan jarak, kemudian kilogram sebagai satuan berat. Dalam tingkatan, kilo sama dengan 1.000 gram dan 1.000 meter.

Kata kilo berasal dari bahasa Yunani "chilioi" yang digunakan untuk menyatakan banyak atau jamak.

Baca juga: Sistem Satuan Internasional

Penggunaan "K" untuk menyingkat ribu dimulai setidaknya sejak pertengahan 1940-an.

Catatan menunjukkan "K" sebagai ribu ada dalam glosarium buku teks Basic Electrical Engineering terbitan McGraw-Hill's tahun 1945.

Dua tahun kemudian, perusahaan elektronik Radio Corporation of America (RCA) memasukkan "K" dalam glosariumnya, Common Words in Radio, Television, & Electronics.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Induksi Magnetik di Sumbu Solenoida dan Toroida

Induksi Magnetik di Sumbu Solenoida dan Toroida

Skola
Mengenal Fluks Magnetik

Mengenal Fluks Magnetik

Skola
Induksi Magnetik di Sekitar Kawat Lurus Berarus Listrik

Induksi Magnetik di Sekitar Kawat Lurus Berarus Listrik

Skola
Mengenal Penyajian Data

Mengenal Penyajian Data

Skola
Jenis Polarisasi Cahaya dan Pemutaran Bidang Polarisasi

Jenis Polarisasi Cahaya dan Pemutaran Bidang Polarisasi

Skola
Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk

Penentuan Kadar Unsur Kimia dalam Suatu Produk

Skola
Kegunaan dan Pembuatan Unsur Kimia dan Senyawanya

Kegunaan dan Pembuatan Unsur Kimia dan Senyawanya

Skola
Sifat-Sifat Unsur Kimia

Sifat-Sifat Unsur Kimia

Skola
Kelimpahan Unsur di Alam

Kelimpahan Unsur di Alam

Skola
Prinsip Kesetimbangan Kimia dalam Bidang Industri

Prinsip Kesetimbangan Kimia dalam Bidang Industri

Skola
Hubungan tetapan kesetimbangan Kc dan Kp

Hubungan tetapan kesetimbangan Kc dan Kp

Skola
Menghitung Reaksi Kesetimbangan Tetapan Kp

Menghitung Reaksi Kesetimbangan Tetapan Kp

Skola
Menghitung Reaksi Kesetimbangan dengan Tetapan Kc

Menghitung Reaksi Kesetimbangan dengan Tetapan Kc

Skola
Pengertian, Rangkaian Seri dan Paralel Kapasitor

Pengertian, Rangkaian Seri dan Paralel Kapasitor

Skola
Gaya Magnetik (Gaya Lorentz)

Gaya Magnetik (Gaya Lorentz)

Skola
komentar
Close Ads X