Kompas.com - 01/07/2020, 12:30 WIB
Ilustrasi. FREEPIKIlustrasi.
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Wilayah Indonesia terletak di antara garis lintang 6° LU—11° LS dan 95° BT— 141° BT.

Kondisi itu menyebabkan Indonesia beriklim tropis dan dilalui dua angin muson, yaitu angin muson barat dan angin muson timur.

Dengan beriklim tropis, maka Indonesia memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau.

Dalam buku Ribuan Gunung, Ribuan Alat Batu: Prasejarah Song Keplek, Gunung Sewu, Jawa Timur (2007) karya Hubert Forestier, Indonesia termasuk dalam wilayah iklim monsun Asia.

Pada umumnya, mekanisme iklim ditandai dengan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun disertai aingin topan, badai, dan angin puting beliung yang jarang terjadi, kecuali mungkin di pulau-pulau timur jauh Indonesia, seperti Pulau Timor.

Mekanisme iklim ini ditentukan oleh pergerakan Inter Tropical Convergence Zone (ITCZ).

Baca juga: Kondisi Iklim Indonesia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Secara keseluruhan, iklim Indonesia tergolong panas dan lembap sepanjang tahun.

Indonesia terletak di antara pengaruh angin muson khatulistiwa dan tropis di belahan bumi selatan dan angin monsun tropis di belahan bumi utara yang menyentuh negara-negara Asia daratan, seperti Vietnam dan Kamboja.

Karena posisinya di kedua sisi khatulistiwa, Indonesia memiliki beberapa iklim.

Pulau Jawa adalah contoh sempurna dari kontras iklim dengan dua tipe yang berbeda. Di sebelah barat pulau, iklim cenderung tropis dan semi lembap.

Sementara di sebelah timur, iklim semi-kemarau. Pulau Bali dan Lombok mengalami pembagian iklim yang sama.

Jenis iklim di Indonesia

Wilayah Indonesia yang dikelilingi perairan luas dan beriklim tropis dengan suhu udara tinggi mengakibatkan terjadinya penguapan air laut.

Baca juga: Iklim Indonesia

Dengan demikian, udara menjadi lembap dan curah hujan tinggi.

Dikutip situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), secara umum, keadaan iklim di Indonesia dipengaruhi oleh tiga jenis iklim, yaitu iklim musim, iklim laut, dan iklim panas.

Berikut penjelasannya:

  • Iklim musim (muson)

Iklim musim dipengaruhi oleh angin musim yang berubah-ubah setiap periode tertentu.

Iklim musim terdiri dari angin muson barat yang bertiup pada bulan Oktober hingga April, yang sifatnya membawa musim hujan.

Angin muson timur yang bertiup sekitar bulan April hingga Oktober yang sifatnya kering. Biasanya itu mengakibatkan wilayah Indonesia mengalami musim kemarau.

Iklim laut terjadi karena Indonesia berbentuk kepulauan dan memiliki laut yang luas. Maka, banyak menimbulkan penguapan dan akhirnya mengakibatkan terjadinya hujan.

Baca juga: Perubahan Iklim, Indonesia Harus Percepat Realisasi Energi Baru Terbarukan

Wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan menyebabkan iklim hampir di semua daerah sangat dipengaruhi oleh pengaruh angin lokal, seperti pengaruh angin darat dan angin laut.

Iklim panas terjadi karena Indonesia ada di daerah tropis, di mana suhu yang tinggi mengakibatkan penguapan yang tinggi dan berpotensi terjadinya hujan.

Variasi curah hujan di Indonesia terlihat jelas berdasarkan penyebaran pegunungan dan dominannya arah angin.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.