Mengapa Jepang Menerapkan Ekonomi Perang

Kompas.com - 06/06/2020, 08:00 WIB
Pendaratan tentara Jepang di Jawa. Koleksi Tropen Museum (Wikimedia)Pendaratan tentara Jepang di Jawa.
Penulis Ari Welianto
|

Diberitakan Kompas.com (15/1/2020), pada awal pendudukan, Jepang berusaha memperbaiki ekonomi Indonesia yang hancur.

Karena saat Jepang berusahan merebut dari Belanda. Belanda memilih membumihanguskan obyek-obyek vital.

Ini dilakukan agar Jepang kesulitan mengambil alih Indonesia. Sarana-sarana yang coba diperbaiki seperti transportasi, telekomunikasi, dan bangunan-bangunan publik.

Baca juga: Latar Belakang Pendudukan Jepang di Indonesia

Pengendalian perkebunan

Jepang mengeluarkan undang-undang No 322/1942 yang menyatakan bahwa gunseikan (kepala militer) langsung mengawasi perkebunan kopi, kina, karet, dan teh.

Bagi Jepang hanya sedikit komoditas yang bisa berguna menunjang perang.

Kopi, teh, dan tembakau diklasifikasikan sebagai barang yang kurang berguna bagi perang.

Komoditas yang dipaksa Jepang untuk ditanam adalah karet, kina, gula, dan beras.

Industri merosot

Pada pendudukan Jepang, tidak hanya sandang, pangan atau pakaian menjadi masalah. Banyak rakyat yang tidak mempunyai pakaian layak.

Sebelumnya untuk sandang sangat tergantung impor dari Belanda.

Untuk mengatasi kekurangan sangat, Jepang memaksa petani menanam kapas dan membuka usaha konveksi.

Baca juga: Jepang Siapkan Penyederhanaan Pelaksanaan Olimpiade Tokyo

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X