Teori Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Kompas.com - 29/05/2020, 18:00 WIB
Narasi bertuliskan migrasi bangsa Austronesia, diperkirakan sebagai nenek moyang bangsa Indonesia, Museum Bahari, Jakarta, Sabtu (30/11/2019). Nicholas Ryan AdityaNarasi bertuliskan migrasi bangsa Austronesia, diperkirakan sebagai nenek moyang bangsa Indonesia, Museum Bahari, Jakarta, Sabtu (30/11/2019).
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Banyak pendapat yang bermunculan mengenai nenek moyang bangsa Indonesia.

Ada beberapa teori yang disampaikan para ahli sejarah mengenai asal usul nenek moyang bangsa Indonesia.

Ada teori yang mengatakan jika nenek moyang Indonesia berasal dari China, Melayu atau Taiwan.

Teori asal usul nenek moyang Indonesia

Berikut teori asal usul nenek moyang Indonesia:

Dalam teori nusantara menyebutkan jika nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari wilayah kepulauan Indonesia.

Tidak berasal dari luar dan mereka menetap serta berkembang di wilayah Indonesia itu sendiri.

Baca juga: Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia 

Di mana teori tersebut didasarnya pada banyak fosil manusia purba yang ditemukan di Indonesia. Tokoh-tokoh pendukung teori Nusantara seperti M. Yamin, Sutan Takdir Alisjahbana, Gorys Keraf.

Pada teori tersebut didasari jika bangsa Melayu merupakan bangsa yang berperadaban tinggi.
Selain itu adanya kemungkinan jika orang Melayu adalah keturunan dari Homo Soloensis dan
Homo Wajakensis.

Teori Out of Taiwan merupakan teori yang menerangkan jika manusia yang berada di Indonesia terbentuk berasal dari Taiwan bukan China.

Dilansir Historia, teori Out of Taiwan lebih banyak pendukung karena ditopang oleh bukti arkeologis.

Diketahui jika Taiwan menyimpang bukti budaya Austronesia yang tua. Sebelum sampai dan menetap di sana, orang Austronesia pertama diyakini dari wilayah China Selatan.

Di China Selatan tepatnya di Hemudu ditemukan sisa-sisa tembikar, alat pertanian kayu dan tulang, bukti untuk pertukangan dan pembuatan kapal.

Kemudian ada dayung, kumparan pemintal benang untuk menenun, anyaman, tali dan sejumlah besar padi yang dipanen.

Baca juga: 2 Juta Tahun Lalu, Nenek Moyang Manusia Gemar Memanjat Pohon

Temuan-temuan tersebut menunjukkan adanya pergeseran gaya hidup berburu yang diduga berasal dari masa Paleolitik Asia Timur ke kehidupan menetap sambil bertani dan ternak.

Kemudian mereka bergerak menuju Kepulauan Filipina, satu kelompok bergerak ke barat daya melalui Kalimantan, Sumatera dan Jawa. Kelompok lain ke arah Selatan menuju Sulawesi.

Dikutip situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud), dalam teori Out of Afrika menganggap bahwa homo erectus tertentu di Afrika adalah nenek moyang manusia modern.

Kemudian model tersebut berevolusi di suatu daerah di Afrika selanjutnya para keturunannya bergerak cepat ke seluruh pelosok dunia.

Di Afrika lah jalur Homo Sapies dilahirkan dan sejak saat itu mereka keluar Afrika dalam berbagai gelombang migrasi.

Di mana mendiami sudut-sudut dunia yang belum terjangkau sebelumnya. Bentuk-bentuk Homo Sapies awal di luar Afrika hanya dianggap sebagai spesies terpisah yang kemudian punah.

Baca juga: Fosil Nenek Moyang Ayam Ditemukan di Belgia, Dijuluki Wonder Chicken

Dalam Teori Yunan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan, China Selatan.

Teori Yunan didasari adanya penemuan kapak di tua di Nusantara yang memiliki kesamaan dengan kapak yang ada di Asia Tengah.

Bahasa Melayu yang berkembang di Nusantara punya kesamaan dengan bahasa Champa Kamboja. 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X