Kompas.com - 20/05/2020, 14:16 WIB
Pelajar mengamati diorama sejarah di Museum Kebangkitan Nasional (ex Gedung Stovia), Jakarta, Sabtu (19/5/2018). Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati pada tanggal 20 Mei merupakan refleksi mengenang masa dimana bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan.  ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAPelajar mengamati diorama sejarah di Museum Kebangkitan Nasional (ex Gedung Stovia), Jakarta, Sabtu (19/5/2018). Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati pada tanggal 20 Mei merupakan refleksi mengenang masa dimana bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan.
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Hari Kebangkitan Nasional (Harkinas) yang diperingati setiap tahunnya pada 20 Mei memiliki makna penting bagi bangsa Indonesia.

Hari kebangkitan Nasional ditandai oleh peristiwa penting bagai Indonesia. Di mana
berdirinya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908 dan Ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober
1928.

Hari Kebangkitan Nasional adalah masa di mana bangkitnya rasa dan semangat persatuan,
kesatuan, nasionalisme dan kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Kelahiran Budi Utomo menjadi babak baru atau tonggak yang menumbuhkan semangat perjuangan. Selain itu menjadi inspirasi berdirinya berbagai organisasi di seluruh Indonesia pada waktu itu.

Baik organisasi yang bersifat kedaerahan, politik, keagamaan, serikat pekerja, kewanitaan
maupun kepemudaan.

Baca juga: Tokoh Kebangkitan Nasional

Meskipun memiliki ideologi berbeda, namun organisasi-organisasi tersebut memiliki tujuan
yang sama meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perjuangan bersifat nasional

Dilansir situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), adanya Budi Utomo
membuat perjuangan melawan penjajah tidak lagi bersifat daerah dan menggunakan senjata.

Tapi perjuangan yang bersifat nasional dengan memanfaatkan pemikiran bukan kekerasan dan
dilakukan oleh kaum-kaum intelektual. Bahkan persatuan dan kesatuan sudah mulai tumbuh.

Berdirinya Budi Utomo tidak lepas diterapkannya politik etis oleh Pemerintah Belanda. Budi
Utomo merupakan organisasi modern pertama kali di Indonesia yang didirikan pada 20 Mei
1908.

Budi Utomo didirikan oleh siswa STOVIA (School tot Opleiding voor Inlandsche Arsten).
Organisasi ini bersifat sosial, ekonomi, kebudayaan, serta tidak bersifat politik.

Peran pemuda

Keberadaan pemuda tidak lapes dari perjalanan bangsa Indinesia.

Pada awal abad ke-20, golongan intelektual terdidik memiliki pandangan luas tentang
perlunya meningkatkan kedudukan dan martabat rakyat.

Pada masa pergerakan awal abad ke-20, para kaum muda menemukan kesadaran tentang
kepemudaannya dan muncul dalam kesadaran berorganisasi.

Baca juga: Dasar Penetapan Hari Kebangkitan Nasional

Dengan berorganisasi, anak muda dengan segala sifat kepemudaannya menyalurkan ide, bakat, perhatian dan pikiran.

Di mana mereka mendiri berbagai organisasi yang bercita-cita memperbaiki kehidupan
bersama, yang mana diawali oleh Budi Utomo.

Dengan berorganisasi perlawanan terhadap kolonial tidak lagi dengan mengangkat senjata
namun bertumpu pada kekuatan rasional yang melalui organisasi, media massa, pendidikan,
dan dialog.

Dalam buku Boedi Oetomo: Awal Bangkitnya Kesadaran Bangsa (2008) karya Gamal Komandoko, pada 20 Mei 1908 sebagai tanda awal kebangkitan nasional.

Rakyat Indonesia pun menjadikan tanggal berdirinya Budi Utomo sebagai Hari Kebangkitan Nasional yang menjadi salah satu tonggak penting dari perjalanan bangsa Indonesia.

Makna kata kebangkitan adalan kebangunan atau menjadi sadar. Makna kebangkitan nasional
tentu saja sejak 20 Mei 1908 rakyat Hindia Belanda yang diwakili oleh kaum muda siswa
STOVIA telah sadar akan kebangsaan.

Telah bangkit nasionalime. Bahwa mereka adalah anak-anak bangsa yang merupakan bagian tak terpisahkan dari saudara-saudara bangsa dalam batas wilayah Nederlands Indie, cikal bakal dari Negara Kesatuan Repubkik Indonesia. 


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X