Peran Proklamator

Kompas.com - 09/04/2020, 17:00 WIB
Tugu Proklamasi dengan patung dua proklamator, Soekarno dan Mohammad Hatta, di Jalan Proklamasi, Jakarta. KOMPAS.com/TRI WAHYUNITugu Proklamasi dengan patung dua proklamator, Soekarno dan Mohammad Hatta, di Jalan Proklamasi, Jakarta.

KOMPAS.com - Pada peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia, terdapat banyak tokoh penting yang berperan di dalamnya.

Tahukah kamu siapa saja tokoh yang berperan dalam perjuangan proklamasi kemerdekaan RI?

Peran sang Proklamator

Mengutip Kemdikbud RI, tokoh yang berperan sebagai proklamator adalah Ir Soekarno dan Moh Hatta. Berikut ini penjelasannya:

  • Soekarno

Soekarno atau Bung Karno lahir di Surabaya, 6 Juni 1901 dan wafat pada 21 Juni 1970, dimakamkan di Blitar. Aktif dalam berbagai pergerakan sejak menjadi mahasiswa di Bandung.

Pada 1927, Soekarno bersama kawan-kawannya mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI). Ia sering keluar masuk penjara akibat perjuangan melawan penjajah.

Baca juga: Naskah Proklamasi Kemerdekaan Pernah Dibuang di Keranjang Sampah

Pada zaman pendudukan Jepang, Soekarno pernah menjadi ketua organisasi Putera, Chuo Sangi In dan PPKI, serta pernah menjadi anggota BPUPKI.

Setibanya di Indonesia dari Saigon, Soekarno menyampaikan pidato singkat yaitu pernyataan Indonesia sudah merdeka sebelum jagung berbunga. Pidato ini semakin membakar semangat rakyat Indonesia.

Bersama Moh Hatta, Soekarno menjadi tokoh sentral yang terus didesak para pemuda agar segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Hingga diungsikan ke Rengasdengklok.

Kembali dari Rengasdengklok, Soekarno bersama Moh Hatta dan Achmad Soebardjo, merumuskan teks proklamasi dan menuliskan pada secarik kertas. Soekarno dan Moh Hatta diberi kepercayaan untuk menandatangani teks proklamasi.

Pada 17 Agustus 1945, peran Soekarno semakin penting. Secara tidak langsung, Soekarno terpilih menjadi tokoh nomor satu di Indonesia.

Soekarno didampingi Moh Hatta, dipercaya membacakan teks proklamasi sebagai pernyataan kemerdekaan Indonesia. Maka dari itu, Soekarno dikenal sebagai pahlawan proklamator.

Baca juga: Latar Belakang Peristiwa Rengasdengklok

  • Moh Hatta

Moh Hatta lahir di Bukittinggi, 12 Agustus 1902 dan wafat pada 14 Maret 1980, dimakamkan di pemakaman umum Tanah Kusir Jakarta. Sejak menjadi mahasiswa di luar negeri, ia sudah aktif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Hatta menjadi salah seorang pemimpin dan ketua Perhimpunan Indonesia di BElanda. Setelah kembali ke tanah air, ia aktif di PNI bersama Soekarno. Setelah PNI dibubarkan, Hatta aktif di PNI baru.

Pada masa pendudukan Jepang, Hatta menjadi salah seorang pemimpin Putera, menjadi anggota BPUPKI dan wakil ketua PPKI. Saat menjabat sebagai wakil PPKI, Moh Hatta dan Soekarno menjadi dwi tunggal yang sulit dipisahkan.

Bersama Soekarno, Hatta pergi menghadap Terauchi di Saigon. Setelah pulang, Moh Hatta juga menjadi salah satu tokoh sentral yang terus didesak para pemuda agar bersama Soekarno menyatakan proklamasi Indonesia secepatnya.

Moh Hatta melibatkan diri secara langsung dan ikut andil dalam perumusan teks proklamasi. Hatta juga ikut menandatangani teks proklamasi.

Pada peristiwa detik-detik proklamasi, Moh Hatta tampil sebagai tokoh nomor dua dan mendampingi Soekarno dalam pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Maka dari itu, Hatta dikenal sebagai pahlawan proklamator.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Kemdikbud
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X