Kompas.com - 02/04/2020, 15:00 WIB
Warga bergotong-royong mendirikan kincir angin tambahan di kawasan turbin angin di Desa Kamanggih, Pulau Sumba, 19 Maret 2014. AFP PHOTO / ROMEO GACADWarga bergotong-royong mendirikan kincir angin tambahan di kawasan turbin angin di Desa Kamanggih, Pulau Sumba, 19 Maret 2014.

KOMPAS.com - Kita membutuhkan angin untuk merasa segar.

Angin dimanfaatkan untuk mengeringkan pakaian. Juga sebagai sumber tenaga untuk membangkitkan listrik.

Tahukah kamu apa itu sebenarnya angin dan jenis-jenisnya?

Pengertian angin

Dilansir dari Cuaca dan Iklim (2018), angin adalah udara yang bergerak. Pergerakan angin disebabkan oleh beberapa hal.

Baca juga: Angin Musim dan Jenisnya

Salah satunya karena bumi berputar atau berotasi. Udara juga bergerak karena adanya perbedaan tekanan udara di sekitarnya.

Prinsip udara adalah bergerak dari tempat bertekanan tinggi ke tempat bertekanan rendah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pergerakan udara juga dipengaruhi oleh suhu. Daerah yang panas karena menerima lebih banyak matahari, suhunya akan tinggi dan tekanannya rendah.

Sebaliknya, wilayah dengan suhu yang rendah, tekanannya tinggi.

Alat pengukur angin disebut sebagai anemometer. Sementara untuk mengetahui arah angin, digunakan wind vane.

Baca juga: Angin Lokal dan Jenisnya

Di bandara, alat untuk mengetahui arah angin dan memperkirakan kecepatannya disebut dengan windsock.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.